Home Economy & Business Pertumbuhan Ekonomi China Tahun 2014 Diproyeksikan Lebih Cepat

0 954

Pertumbuhan ekonomi tahunan China kemungkinan akan mencapai 8,2 persen pada tahun 2014 dibandingkan tahun ini yang sebesar 7,7 persen. Dari riset yang dilakukan Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), menemukan kenaikan ekonomi ini didorong oleh tingginya permintaan domestik.

Pertumbuhan ekonomi China terus berjalan dan inflasi tetap rendah, permintaan domestik telah menyebabkan kenaikan tersebut dan sebelumnya, pemerintah China sendiri memprediksi angka pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 7,5 persen pada tahun 2013.

Meskipun diprediksi meningkat lebih tinggi, OECD mengatakan China masih harus mempercepat reformasi struktural ekonomi untuk mendukung penguatan konsumsi domestik seperti dengan cara ekspansi ekonomi yang saat ini masih sangat bergantung pada investasi luar negeri.

Dengan pulihnya ekonomi di China, sekarang mereka hanya perlu mendorong konsumsi domestik dengan cara reformasi struktural, liberalisasi keuangan, dan mendorong mobilitas tenaga kerja dan reformasi pajak.

Pekan lalu, para pemimpin Cina berjanji untuk melakukan reformasi ekonomi dan sosial yang masih menjadi masalah dalam hampir tiga dekade terakhir. Hal ini dilakukan untuk menempatkan negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia dalam pijakan yang lebih stabil.

Menurut OECD, reformasi struktural ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang meskipun akan berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi jangka pendek.

Ada kemungkinan OECD memaksudkan reformasi struktural tersebut agar pemerintah China dapat melunasi utang-utang pemerintah daerahnya akibat belanja modal besar-besaran saat pemerintah China melakukan program stimulus selama krisis keuangan global pada tahun 2008-2009.

Terkait dengan masalah itu, Kantor Audit Nasional China saat ini sedang melakukan audit untuk menghitung semua utang pemerintah. Namun dari data akhir tahun 2010, utang pemerintah daerah tercatat mencapai USD 1,8 triliun. Di samping itu, OECD juga memperkirakan inflasi konsumen China akan turun menjadi 2,4 persen pada tahun 2014 dari 2,5 persen di tahun ini.

Sementara volume ekspor barang dan jasa dari Cina akan tumbuh 6,8 persen pada 2014 atau turun dari 8,8 persen pada tahun ini. Untuk pertumbuhan impor dikatakan akan melambat hingga 9,2 persen pada tahun 2014 dari 9,8 persen pada tahun ini. Untuk pertumbuhan surplus neraca berjalan China, GDP kemungkinan akan turun menjadi 1,5 persen pada 2014 dari 2,3 persen pada 2013.

 

(ra/JA/vbn)

NO COMMENTS

Leave a Reply