Nikkei dan Yen Jepang Jumat Pagi Nyaris Stagnan

201

Diawal perdagangan bursa saham Jepang Jumat pagi (30/10), indeks Nikkei tampak dibuka dengan posisi yang sama pada posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya, yang dikarenakan oleh stagnannya pergerakan Yen Jepang pagi ini dengan merespon pada rentetan data sentimen dalam negeri.

Lihat :     Nikkei dan Yen Jepang Kamis Kompak Positif

Hasil rilis ekonomi dari Departemen Dalam Negeri & Komunikasi Jepang serta Bank of Japan pada data inflasi tahunan dibulan September dengan menunjukan adanya penurunan laju inflasi dengan menjadi 0%, dari hasil rilis sebelumnya pada 0.2%, dengan ekspektasi penurunan laju inflasi menurut para ekonom yang menjadi 0.1%. Namun kinerja pengangguran dalam negeri dibulan September masih menunjukan hasil yang stabil dari hasil rilis sebelumnya pada 3.4%.

Pemberat bursa saham Jepang pagi ini adalah saham Fujitsu sebesar -1.96%, saham Konica Minolta -6.95%, saham Asahi Glass -5.26%, saham Nippon Sheet Glass -7.02%, saham Nippon Electric Glass -2.15%, saham Nisshin Steel -4.30%, saham GS Yuasa -8.08%, saham Sharp -0.75%, saham Mitsui Engineering & Shipbuilding -6.34%, saham Kawasaki Heavy Industries -2.41%, saham Mitsubishi Motors  -1.01%.

Pergerakan indeks spot Nikkei pagi ini, tampak dibuka menurun terbatas sebesar 22.65 poin atau 0.11%, dengan menjadi 18.913,06 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 18.935,71 poin serta berhasil mencatatkan penguatan tertinggi diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 19.080,89 poin dan pelemahan terbesar diperdagangan sebeleumnya pada posisi 18.809,48 poin.

Namun sedikit berbeda dengan pergerakan indeks berjangka Nikkei pagi ini, yang dibuka menguat terbatas sebesar 10 poin atau 0.05%,  dengan menjadi posisi 18.955 poin dari posisi penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya pada posisi 18.945 poin, serta berhasil mencatatkan penguatan tertinggi diakhir perdagangan bursa shaam sebelumnya pada posisi 19.145 poin dan penurunan terbesar sebelumnya pada posisi 18.820 poin.

Berdasarkan pada hasil penutupan diakhir perdagangan bursa saham sebelumnya, maka Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Nikkei hari ini akan berpotensi melanjutkan pelemahan diperdagangan sebelumnya, dengan menembus support pertama pada posisi d18.735 poin dengan MA5 bawah BB10 H4, jika pergerakan indeks berhasil menembus support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus support kedua pada posisi 18.600 poin dengan MA5 bawah BB10 H4.

Apabila pergerakan indeks berhasil berbalik arah menguat, maka diperkirakan akan mencoba menembus resistance pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus resistance pertama pada posisi 19.000 poin dengan MA5 tengah BB10 H4, jika pergerakan indeks berhasil menembus support pertama maka diperkirakan akan mencoba menembus resistance kedua pada posisi 19.150 poin dengan MA5 atas BB10 H4.

 

 

Hendri Timotius/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here