Optimisme Kenaikan Suku Bunga AS Semakin Menguatkan Dollar

175

Memulai perdagangan pagi ini, kami laporkan Bursa Saham AS ditutup turun terpengaruh fluktuasi harga minyak yang berakhir turun dan investor masih mencermati laporan GDP AS yang akan dirilis hari ini. Dow Jones ditutup turun 0,17 persen, di 17,792.68, dengan penurunan saham Pfizer. S & P 500 ditutup turun 0,12 persen, pada 2,086.59, dengan sektor utilitas memimpin enam sektor yang lebih rendah . Nasdaq ditutup turun 0,05 persen, pada 5,102.48.

Sementara itu, bursa Asia dibuka mixed dengan kehati-hatian investor imbas melemahnya  bursa Wall Street. Pagi ini Nikkei turun 0,06% di 19868.07, Kospi naik 0,12% di 2006.14, ASX 200 turun 0,28% di 5261.70.

Dari pasar komoditas, harga emas spot LLG pada akhir perdagangan dini hari tadi ditutup turun 0,7 persen pada 1069.61  dollar per troy ons, terganjal penguatan dollar dengan optimisme Pejabat Fed untuk menaikkan suku bunga AS bulan Desember ini. Sementara Harga minyak berjangka WTI untuk kontrak bulan Desember ditutup turun 0,36%, pada 41,75 dollar per barel setelah naik sebanyak 1 persen pada janji Arab Saudi menjalankan stabilitas harga mengimbangi kekhawatiran tentang kelebihan pasokan di pasar minyak global.

Dari pasar valas, Dolar AS naik ke posisi 8 bulan tertinggi setelah komentar hawkish pejebat Federal Reserve AS untuk kenaikan suku bunga AS bulan Desember ini. EURUSD turun 0.09%, pada 1.0635. GBPUSD turun 0.43 % pada 1.5122. USDJPY turun 0.04 %, pada 122.82.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (203/11) terkoreksi negatif, turun 0,44% pada 4541,07. Pelemahan IHSG terpengaruh pelemahan bursa globa. Bursa Eropa dibuka negatif sore ini terpengaruh penurunan harga minyak dunia dan harga komoditas lainnya. Sementara bursa Asia ditutup mixed siang tadi, dengan investor masih memperhatikan kebijakan lanjutan yang akan diambil oleh Federal Reserves AS. Penguatan Dollar AS ini semakin membuat investor asing menarik dananya dari pasar modal Indonesia untuk menguatkan investasi mereka yang berdenominasi dollar.. Secara teknikal  ada dukungan penguatan  IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 4511-4486, dan kisaran Resistance 4569-4594. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : PWON, PPRO, SRIL, TLKM.

 

Editor : Jul Allens 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here