Awal Indeks Nikkei Anjlok, Tergerus Buruknya Data Pesanan Mesin

122
indeks nikkei

Bursa Jepang pada awal perdagangan Kamis (14/01) dibuka retreat, terpantau turun tajam -670,37 poin atau -3,78 persen di 17,045.26. Pelemahan indeks Nikkei tergerus anjloknya data pesanan mesin inti Jepang.

Lihat :Bursa Jepang Berakhir Positif Didukung Kenaikan Minyak Mentah

Di Jepang, pesanan mesin inti pada bulan November turun 14,4 persen dari bulan sebelumnya secara bulanan, menurut data resmi, turun untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Data ini dianggap sebagai indikator belanja modal dan jatuh lebih dari ekspektasi pasar untuk penurunan 7,9 persen. Demikian juga data pesanan mesin inti November secara tahunan di posisi 1.2%, turun dari hasil sebelumnya 10.3% dan ekspektasi pasar 6.3%.

Pada pembukaan perdagangan saham pagi ini, tertekan pelemahan sektor mesin, yang semua turun antara 3 persen hingga 4 persen.

Saham Sumitomo turun sebanyak 8,22 persen setelah laporan mengatakan perusahaan menyatakan akan membukukan 77 miliar yen ($ 651 juta) kerugian untuk kuartal Oktober-Desember dari proyek nikel di Madagaskar.

Pasangan dolar-yen lagi diperdagangkan 0,22 persen lebih rendah pada 117,40. Saham eksportir Jepang tertekan, yang diperdagangkan turun antara 3 persen hingga 5 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau negatif, turun tajam 650 poin atau -3,67% pada 17,050, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 17,700.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya hari ini, indeks diperkirakan berpotensi melemah terbatas merespon data indikator ekonomi yang buruk. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,511-16,017, dan kisaran Resistance 17,570-18,065.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here