Data Ekspor Sebabkan Dollar Singapura Senin 18 Juli Babak Belur

172

Mengakhiri perdagangan valas Singapura awal  pekan (18/7), kurs SGD yang perdagangan pekan lalu berhasil menguat melawan dollar AS akhirnya profit taking sejak sesi Asia hingga sesi Eropa sore ini. Pelemahan dollar Singapura hari ini mendapat tekanan dari rilis data neraca perdagangan yang mengecewakan.

Lihat: Ekspor Singapura Juni Terganjal Merosotnya Permintaan Tiongkok dan Eropa

Demikian juga  terhadap kurs rupiah,  dollar Singapura bergerak negatif dan akhirnya melemah yang juga diberatkan data diatas.  Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergulir kuat  di kisaran 9705.46 setelah perdagangan  sebelumnya ditutup  kuat  di  9741.75. Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih rendah  menjadi  9,781.77 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga  9,795.90 pada tanggal 15 Juli.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (17:10 WIB) bergerak lemah  di kisaran 1.3491 setelah diawal perdagangan dibuka lebih rendah  pada level 1.3463.  Pada perdagangan  sebelumnya   pair USDSGD menutup harian dengan bearish  yang  berakhir di 1.3479.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan diperkirakan bullish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan   pair ini  berpotensi naik  ke kisaran 1.3510 malam nanti.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here