Dollar AS Tertinggi 4 Bulan; Harga Emas dan Minyak Turun Lagi

170

Bursa Saham AS ditutup mixed oleh sikap investor mencermati laporan laba semester 1 emiten.  Indeks Dow Jones ditutup pada rekor tinggi terbaru untuk hari keenam berturut  naik 0,09 persen 18,559.01, dengan kenaikan tertinggi Saham McDonalds. Indeks S & P 500 ditutup turun sekitar 0,25 persen ke posisi 2163.78 yang dilemahkan sektor tambang dan energy. Indeks Nasdaq berakhir  anjlok 0,38% ke posisi 5,055.78.

Bursa Asia pagi ini dibuka lebih rendah dari penutupan perdagangan sebelumnya mengikuti sentiment bursa Wall Street semalam. Terpantau Indeks Nikkei tuyrun -0.87% pada 116577.60. Indeks ASX 200 naik 0.18% pada 5460.80. Indeks Kospi turun -0.57% pada 2005.47.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS anjlok untuk hari kedua berturut dikarenakan menguatnya nilai tukar dollar AS. Harga minyak anjlok 1,3 persen, di $ 44,65 per barel. Harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi naik jika pelemahan dollar AS terus  berlanjut.

Sedangkan harga emas spot pada perdagangan dinihari tadi berakhir naik 0,21 persen menjadi $ 1,331.20 per troy ons, terpicu anjloknya pasar saham Eropa. Harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi turun dengan potensi penguatan dollar AS.

Dari pasar valas, Dolar AS naik ke tertinggi empat bulan terhadap rival-rival utama setelah rilis data yang menunjukkan pembangunan perumahan naik lebih dari yang diharapkan pada bulan Juni. Perdagangan hari ini diperkirakan lanjut rally oleh fundamental buruk rivalnya hari ini.
EURUSD     -0.47 % 1.1016
GBPUSD     -1.15 % 1.3112
AUDUSD     -0.81 % 0.7516
USDJPY     0.04 %  106.22

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Selasa (19/07) berakhir naik 0,9% ke posisi 5172,83. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah yang mendorong semangat tinggi aksi beli investor asing.  IHSG  untuk perdagangan selanjutnya rawan koreksi, diperkirakan akan ada di kisaran support 5106-5139 dan resisten 5200-5228. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: LSIP, SSMS, INTP dan ANTM.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah data tingakt pengangguran Inggris dan current account kawasan Euro serta data persediaan minyak mentah AS .

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here