Kekuatan Dollar AS Senin Pagi 25 Juli Mulai Terkikis

216

Di tengah perdagangan forex sesi Asia hari Senin (25/7), kurs dollar AS berhasil unggul kembali terhadap banyak rival utamanya seperti kurs kawasan Eropa. Namun pagi ini dollar terkoreksi terhadap yen, demikian juga dengan aussie setelah akhir pekan lalu berhasil kuasai pasar forex sekaligus mencetak penguatan mingguan.

Pekan ini Fed atau bank sentral Amerika akan melakukan pertemuan rutin mereka merumuskan kebijakan moneter bulan yang akan datang. Meski hasil pertemuan itu nantinya dipastikan Fed tidak akan mengubah kebijakan moneternya, namun pasar lebih menunggu arahan berikutnya. Sentimen ini masih membuat dollar AS jadi lebih unggul.

Pekan lalu kekuatan yang datang pada dollar AS berasal dari beberapa rilis data yang mendukung saentimen diatas. Dimana pekan lalu beberapa data ekonomi yang dirilis menunjukkan kesiapan ekonomi negeri tersebut untuk menaikkan suku bunga berikutnya.

Hari ini tidak ada dukungan dari data ekonomi AS yang mampu menggerakkan kurs tersebut dengan kuat sehingga akan bergerak dipengaruhi sentimen dari rival-rivalnya. Untuk data ekonomi penggerak rivalnya hari ini diperkirakan memberikan sentimen negatif.

Indeks dolar yang mengukur kekuatan dollar AS terhadap enam mata uang utama perdagangan sesi Asia masih bergerak positif setelah dibuka lebih rendah  pada posisi 97.88  dan bergulir pada posisi 97693. Perdagangan sebelumnya indeks dollar AS anjlok hingga   0,5 persen.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here