Rupiah Sepanjang Minggu Terakhir Bulan Oktober Retreat

497

Pergerakan menuju akhir perdagangan valas pekan ini  (28/10), rupiah masih bergerak negatif di tengah pelemahan dollar AS di pasar spot sesi Eropa. Minimnya katalis penggerak kuat sepanjang hari membuat rupiah bergerak lemah sekalipun kuat terhadap dollar Singapura. Untuk pergerakan mingguan dalam pekan ini, rupiah cetak pelemahan setelah pekan lalu flat.

Lihat:Dollar Singapura Masih Belum Punya Kekuatan Lawan Rupiah Jumat

Dari bursa saham, lemahnya pergerakan  rupiah sepanjang hari membuat keluar  modal asing  dari bursa  ebih besar dari modal yang masuk  sehingga net sell asing sepanjang hari  mencapai   Rp34 miliar lebih.  Tekanan jual yang dilakukan  investor asing tersebut ikut menekan IHSG yang turun 0,1%.

Lihat: IHSG 27 Oktober Berakhir Positif Mengalahkan Profit Taking Asing

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot sore  ini masih bergerak  negatif dengan posisi pelemahan  0,12% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13048/US$ setelah  dibuka kuat  pada level Rp13046/US$. Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini   diperlemah  dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  lebih rendah di 13048 dari perdagangan sebelumnya  di 13027, demikian kurs transaksi antar bank juga dilemahkan   ke 13113 dari  perdagangan sebelumnya 13092.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan awal pekan depan diperkirakan  dibuka positif   meski proyeksi laju dollar AS  tetap kuat  hingga akhir perdagangan sesi Amerika malam ini.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here