Harga Kopi Arabica Naik 2 Persen Terdukung Sentimen Bullish

241

Harga kopi arabika ICE naik di akhir perdagangan Rabu dini hari (11/01), terdukung berbagai sentimen bullish.

Kenaikan kopi Arabika didorong oleh penguatan mata uang Real Brasil. Real Brasil cenderung lebih kencang dan diperdagangkan pada 3,19 terhadap dolar AS yang dengan sifat masih relatif lunak dari harga referensi dari pasar New York.

Penguatan Real Brazil adalah sentimen bullish untuk harga komoditas dalam mata uang dolar AS, membuat ekspor kurang menarik dalam mata uang lokal. Brasil adalah produsen top dunia dari kopi.

Kenaikan harga kopi juga didukung aksi short covering investor yang melihat kesempatan baik untuk melanjutkan aksi beli seperti yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Kenaikan juga dipengaruhi kenaikan kopi Robusta, dimana terjadi permintaan yang meningkat dengan datangnya Tet Tahun Baru (Tahun Rooster) perayaan akan dimulai dalam 2,5 minggu di Vietnam.

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan Maret 2017 naik sebesar 3,5 dollar atau setara dengan 2,43 persen dan ditutup pada posisi 1.4770 dollar per pon.

Malam nanti pasar akan mencermati pidato pertama Presiden terpilih AS Donald Trump menjelang pelantikan resminya pada 20 Januari. Trump diperkirakan akan memberikan dorongan bagi penguatan ekonomi AS, yang juga akan mendorong penguatan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kopi arabica berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan penguatan dollar AS. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,4500 dollar dan 1,4200 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi penguatan ada pada posisi 1,5300 dollar dan 1,5800 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here