Rupiah Selasa Siang Dalam Momentum Bullish

356

Mengakhiri perdagangan pasar valas sesi Asia hari Selasa (17/1)  dollar AS  masih tertekan  terhadap banyak rival utamanya, dan rupiah juga masih menunjukkan pergerakan yang positif alias menguat.

Dalam perdagangan bursa saham setelah sesi pertama ditutup,  penguatan rupiah belum juga menambah  arus masuk modal  investor asing melebihi modal keluar   sehingga net sell  asing  tercetak Rp56 miliar. Tekanan jual investor asing tersebut tidak bisa menekan IHSG yang  naik 0,1%.

Lihat: IHSG 17 Januari Sesi 1 Naik Terdukung Penguatan Rupiah

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot siang ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,14% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13343/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13365/US$. Untuk kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  diperlemah dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia lebih lemah di  13381  dari perdagangan sebelumnya  di 13354, demikian kurs transaksi antar bank juga diperlemah ke 13448 dari  perdagangan sebelumnya 13421.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  masih berpotensi kuat pada akhir perdagangan  dengan dollar AS masih dalam moment bearish, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di kisaran support di 13410 dan  resistance di 13280.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens
SHARE
Previous articleRekomendasi Harga Emas, Selasa 17 Januari 2017
Next articleTheresa May Sinyalkan Hard Brexit Untuk Inggris Raya
Jul Allens is Editor in Vibiznews.com and as Senior Commodity Researcher of Vibiz Research Center, that makes market analysis (fundamental & technical) and research of global commodities. Since 2004 he has also active as a national leadership trainer - Vibiz Learning Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here