Harga CPO 20 Maret Bergerak Turun, Mingguan Naik 1 Persen

301

Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Senin siang (20/03) bergerak lemah. Penurunan harga CPO terpicu melemahnya harga minyak mentah.

Harga minyak mentah jatuh pada Senin (20/03) di sesi perdagangan Asia, karena meningkatnya aktivitas pengeboran AS dan persediaan stabil dari negara-negara OPEC meskipun penurunan produksi dikatakan menekan pasar yang sudah membengkak.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 45 sen atau 0,92 persen, menjadi $ 48,33 per barel. Harga minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak bulan depan turun 32 sen atau 0,62 persen, menjadi $ 51,44.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Merosot Tertekan Peningkatan Pengeboran AS

Penurunan harga minyak mentah menjadi pemicu sentimen negatif yang membuat harga CPO dalam trend melemah. Pelemahan harga minyak mentah membuat bahan bakar alternatif seperti yang dibuat dari CPO menurun permintaannya.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan. Harga kontrak Juni 2017 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar -14 ringgit atau -0,5 persen dan diperdagangkan pada posisi 2.789 ringgit per ton.

Untuk minggu ini harga CPO Malaysia menguat 1,2 persen. Kenaikan mingguan CPO sebagian besar terdukung kenaikan harga minyak mentah dan kacang kedelai AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah jika pelemahan minyak mentah berlanjut.

Harga CPO berjangka kontrak Mei 2017 di bursa komoditas Malaysia berpotensi menguji level Support pada posisi 2.740 ringgit dan 2.690 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan ada pada posisi 2.840 ringgit dan 2.890 ringgit.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY