IHSG 25 April Cetak Rekor Baru Yang Diperkuat 7 Sektor

343

Mengakhiri perdagangan saham hari pertama perdagangan pekan ini (24/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berhasil mencetak rekor barunya setelah 2  pekan lalu berhasil melewati kisaran 5600.  Rekor baru yang dicapai IHSG hari ini  mendapat support dari masuknya modal investor asing hingga ditutup  dengan penguatan  0,3 persen pada posisi 5680,80.

Diakhir sesi kedua terpantau 135 saham menguat dan 98 saham melemah. Tercatat transaksi yang terjadi sebesar  Rp8,3 triliun  dari 9 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 340.220 kali. Dukungan modal asing hari ini mencetak net buy Rp1,3 triliun lebih.

Rekor baru  IHSG juga mendapat sumbangan  kuat  dari kekuatan saham-saham unggulan  dengan indeks LQ45 naik 0,3% ke posisi 941. Kekuatan IHSG hari ini ditopang oleh penguatan 7 sektor  yang dipimpin oleh  sektor  industri dasar dan infrastruktur dengan penguatan indeks 1% dan 0,9% masing-masing. Saham-saham unggulan yang paling kuat mengangkat kedua sektor  seperti saham SMGR, CPIN, INTP, EXCL, PGAS dan TBIG.

Untuk 3 sektor yang melemah terpantau paling anjlok sektor aneka industri, kemudian disusul oleh sektor perdagangan dan juga sektor agri. Adapun Saham-saham unggulan yang paling kuat menekan ketiga sektor  seperti saham UNTR, BMTR, dan ASII.

Analyst Vibiz Research Center melihat anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  hari ini mendapat sentimen positif dari penguatan kurs rupiah terhadap dollar AS yang mencetak rally untuk 3 hari berturut.

Lens Hue/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here