Di Tokyo, Indeks Brasil Naik 1,8 Persen,Pound Dan Euro Bergerak Datar

167

Pelemahan yen mendorong kenaikan saham Jepang, Topix Jepang naik 0,3 persen. Saham-saham di Bursa Brasil naik di perdagangan Tokyo setelah Presiden Brasil, Michel Temer didakwa melakukan korupsi.

India dan Singapura dibuka kembali setelah liburan sementara pasar di Malaysia, Indonesia dan sebagian besar Timur Tengah tetap tutup.

Michel Temer dari Brasil didakwa melakukan korupsi oleh jaksa penuntut pada Senin malam, dalam sebuah perkembangan yang sangat diantisipasi yang dapat menempatkan presiden ekonomi terbesar Amerika Latin tersebut kedalam pencobaan yang besar. Temer, yang membantah tuduhan tersebut, bisa kehilangan pekerjaannya jika didakwa dan dinyatakan bersalah.

Komite Kebijakan Keuangan Bank of England merilis laporan stabilitas pada hari Selasa dan Gubernur Mark Carney akan mengadakan konferensi pers.
Federal Reserve akan mengumumkan hasil dari bagian kedua dari uji stres bank A.S. tahunannya pada hari Rabu.
Data ekonomi yang ditunggu minggu ini antara lain, PMI Tiongkok yang diperkirakan akan melemah pada bulan Juni, di Jepang ada data inflasi, output pabrik, pengangguran, konsumsi rumah tangga dan data permulaan perumahan, juga data ekonomi dari Kolombia dan Republik Ceko.

Saham

Kontrak pada indeks S & P 500 sedikit berubah pada pukul 9:13 pagi di Tokyo. Pengukur yang mendasari naik kurang dari satu titik pada hari Senin. Nasdaq 100 turun 0,4 persen.
Topix Jepang naik untuk hari ketiga berturut-turut. Indeks S & P / ASX 200 Australia tergelincir 0,2 persen dan Kospi Korea Selatan turun 0,1 persen.
The NEXT FUNDS Ibovespa Linked Exchange Traded Fund, yang melacak indeks patokan Brasil, naik 1,8 persen di perdagangan Tokyo.

Komoditi

Harga minyak mentah West Texas Intermediate turun tipis menjadi $ 43,38 per barel, setelah mengalami rally selama tiga hari terakhir.
Harga emas turun 0,2 persen menjadi $ 1.242,54 per ounce. Logam mulia merosot hampir 1 persen pada hari Senin.

Mata uang

Yen berada pada level 111,88 per dolar setelah kehilangan 0,5 persen pada hari Senin, sementara Indeks Spot Bloomberg Dollar naik 0,1 persen setelah tiga hari penurunan.
Pound Inggris hampir tidak berubah pada $ 1,2722, Euro bergerak datar di $ 1,1183.

Selasti Panjaitan/ VMN/VBN/ Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here