Agenda Presiden Jokowi di KTT G-20 : Leader Speaker Hingga Pertemuan Bilateral Dengan Australia, Belanda, Spanyol

2001

Pertemuan para pemimpin negara kelompok G-20 akan berlangsung 7-8 Juli 2017 ini di kota Hamburg, Jerman.

Presiden Indonesia Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Bandar Udara (Bandara) Internasional Helmut-Schmidt Hamburg, Jerman, Kamis (6/7) malam waktu setempat atau pukul 01.30 WIB, untuk menghadiri pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tersebut.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada wartawan usai mengikuti rapat yang dipimpin oleh Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/7) menyampaikan bahwa akan ada 3 (tiga) tema utama dalam KTT G20, yaitu pertama mengenai masalah sustainability, kedua adalah resilience yakni cara untuk mengantisipasi potensi risiko dan juga ketidakpastian yang masih berlaku di dunia ini. Yang ketiga, adalah mengenai responsibility, yaitu ingin mendorong aksi bersama untuk pembangunan.

Menurut Menlu, ada 5 sesi, dimana Presiden Jokowi sudah diminta untuk bicara sebagai lead speaker untuk isu counter terorism. Menlu menambahkan bahwa Presiden Jokowi juga akan menyampaikan intervensi di sesi 1 yang terkait dengan masalah ekonomi dan keuangan.

Adapun jadwal Presiden Jokowi dalam KTT G-20 ini seperti yang dirilis dalam situs Sekretariat Negara adalah sebagai berikut :

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (7/7) pagi sekitar pukul 08.00 waktu setempat atau pukul 13.00 WIB, dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbull, di Hotel Steigenberger, tempat  menginap selama berada di Hamburg. Selanjutnya diadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, juga di hotel tersebut.

Setelah itu Presiden Jokowi akan mulai melakukan kegiatan yang terkait dengan KTT G20, dengan menghadiri leader retreat yang mengambil tema fighting terorism.

Untuk agenda selanjutnya besok, akan ada sesi pertama dalam bentuk working lunch, dan tema yang akan diangkat untuk sesi pertama adalah global growth and trade, dimana Presiden Jokowi akan menyampaikan intervensinya.

Kemudian di antara sesi 1 working lunch dan sesi 2, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Spanyol. Selanjutnya Presiden akan hadir di dalam sesi 2 yaitu sustainable development climate and energy.

Berdasarkan data yang diterima dari Pusat Informasi Media G20 Hamburg yang dirilis Sekretariat Negara RI, selain tuan rumah Jerman, Kanselir Jerman Angela Merkel, beberapa Kepala Negara/Pemerintahan akan hadir mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang akan berlangsung pada 7-8 Juli 2017.

Beberapa Kepala Negara yang dijadwalkan hadir diantaranya Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Argentina Mauricio Macri, Presiden China Xi Jinping, Presiden Perancis Emmanuel Macron, Presiden Korea Selatan Moon Jae-In, Presiden Mexico Enrique Pena Nieto, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Sementara itu, Kepala Pemerintahan yang dijadwalkan akan hadir yakni Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Italia Paolo Gentiloni, Perdana Meneri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Canada Justin Trudeau, Perdana Menteri Inggris Theresa May, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk, Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker, Menteri Keuangan Brazil Henrique Meirelles, dan Menteri Negara Arab Saudi Ibrahim Abdulaziz Al-Assaf.

Sedangkan tamu undangan yang berasal dari Kepala Pemerintahan yang akan hadir dalam agenda G20 di antaranya adalah Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, dan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy Brey.

Adpun tamu undangan yang berasal dari organisasi internasional diantaranya adalah Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc sebagai Ketua APEC, Presiden Guinea Alpha Conde sebagai Ketua African Union, Presiden Senegal Macky Sall sebagai Ketua Nepad (New Partnership for Africa’s Development), Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Antonio Guterres, Ketua FSB (Financial Stability Board), Dirjen ILO (International Labour Organization) Guy Ryder, Managing Direktur IMF (International Monetary Fund) Christine Lagarde, Sekjen OECD (Organization for Economic Co-operation and Development) Angel Gurria, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim, Dirjen WHO (World Health Organization) Tedros Adhanom, dan Dirjen WTO (World Trade Organization) Roberto Azevedo.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang
Image : Sekretariat Kabinet RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here