Indeks Kospi 7 Juli Masih Terperosok; Mingguan Turun -0,50%

102
indeks kospi

Bursa Seoul berakhir lebih rendah pada hari Jumat (07/07), masih melanjutkan pelemahan dari penurunan Wall Street semalam, meskipun Samsung Electronics, saham utama di bursa, menghasilkan rekor tertinggi triwulanan untuk kuartal kedua.

Indeks Kospi kehilangan -7,94 poin, atau -0,33 persen, ditutup di level 2379,87. Minggu ini Kospi turun -0,50 persen, indeks tertekan jatuhnya bursa global dan ketegangan yang terjadi di semenanjung Korea pasca peluncuran rudal Korea Utara.

Volumer perdagangan moderat di 303 juta saham senilai 4,97 triliun won, atau 4,31 miliar dolar A.S.

Pasar saham lokal dibuka melemah, karena saham A.S. mengalami kerugian pada hari Kamis waktu setempat dan pada rilis data pekerjaan yang lebih rendah dari perkiraan, sehingga investor memilih mencairkan sebagian dari kenaikan baru-baru ini di tengah ketegangan geoplotik.

Samsung mengatakan pada awal perdagangan bahwa laba operasi kedua diperkirakan melonjak hampir 72 persen pada tahun ini ke tingkat rekor tertinggi triwulan sebesar 14 triliun won, yang terbantu oleh kinerja bisnis chip-nya yang bagus.

Ini menandai laba operasi kuartalan tertinggi yang pernah diposkan oleh produsen chip dan smartphone terkemuka di dunia. Rekor sebelumnya dicapai pada kuartal ketiga tahun 2013, saat laba operasi Samsung mencapai 10,1 triliun won.

Kinerja saham pada hari ini terpantau mixed. Samsung turun tipis -0,42 persen menjadi berakhir di 2.393.000 won dan SK Hynix kehilangan -2,2 persen menjadi 66.600 won.

LG Electronics menyerah -4,5 persen pada level 73.900 won, setelah melaporkan perkiraan pendapatan operasional sebesar 664 miliar won untuk kuartal kedua.

Saham otomotif juga terus meluncur. Hyundai Motor turun -2,57 persen menjadi berakhir pada level 151.500 won di tengah kekhawatiran bahwa penjualan di Tiongkok tetap merosot karena perselisihan diplomatik Beijing dan Seoul mengenai penerapan sistem pertahanan rudal A.S.

AmorePacific merosot -2,54 persen menjadi berakhir pada 288.000 won.

Sebaliknya, saham POSCO naik 0,68 persen menjadi 296.000 won, dan Korea Electric Power Corp naik 0,95 persen menjadi beraskhir di level 42.500 won.

Naver menambahkan 1,58 persen menjadi 838.000 won.

Mata uang lokal ditutup pada 1154,30 won terhadap dolar A.S., naik 3,1 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Malam nanti akan dirilis data Nonfarm Payrolls Juni AS yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir akan menguatkan bursa Wall Street.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Kospi masih akan bergerak naik jika bursa Wall Street terealisir menguat.

Evi/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here