RUU Kesehatan AS Macet; Dollar AS Anjlok, Bursa Asia Bergejolak

442

Bursa saham A.S. ditutup sebagian besar lebih tinggi pada akhir perdagangan Rabu dinihari (19/07) dengan investor mencermati laporan kinerja emiten kuartal kedua. Indeks Dow Jones turun 0,25 persen, menjadi ditutup pada 21.574,73, tertekan oleh saham Goldman Sachs. Indeks S & P 500 ditutup menguat 0,06 persen, di level 2.460,61, sebagai rekor penutupan tertinggi terdukung kenaikan tertinggi sektor teknologi informasi. Indeks Nasdaq naik 0,5 persen, menjadi ditutup pada 6.344,31, sebagai rekor tertinggi.

Bursa Asia bergerak mixed pagi ini terpicu pelemahan dollar AS setelah macetnya RUU perawatan kesehatan AS yang diajukan pemerintahan Presiden Donald Trump. Terpantau Indeks Nikkei naik 0,03 persen pada 20005.67, indeks ASX 200 naik 0,55 persen pada 5718.50. Sedangkan indeks Kospi turun 0,11 persen pada 2423.26.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS naik 0,83 persen di 46,40 dollar per barel pada akhir perdagangan Rabu dinihari (19/07) terdukung permintaan kuat Tiongkok dan pengurangan ekspor Arab Saudi. Harga minyak mentah berpotensi lemah hari ini setelah laporan API menunjukkan kenaikan persediaan minyak mentah mingguan AS.

Sedangkan harga emas spot LLG berakhir naik 0,83 persen menjadi $ 1,244.10  per ons pada akhir perdagangan Rabu dinihari (19/07) setelah dolar AS jatuh karena prospek yang memudar dari kenaikan suku bunga A.S. dan ekspektasi permintaan yang lebih kuat dari pasar fisik India. Harga emas bergerak lemah dengan penguatan bursa Wall Street..

Dari pasar valas, indeks dolar AS secara luas menyentuh level terendah lebih dari 10 bulan semalam, dengan berkurangnya kepercayaan pada agenda Presiden Donald Trump A.S. dan kegelisahan atas sentimen hawkish bank sentral di luar negeri. EURUSD  naik 0,66 persen pada 1.1553. GBPUSD turun 0.10 % pada 1.3039.  USDJPY turun 0,49 persen pada 112.06. Malam nanti akan dirilis data perumahan Housing Starts dan Building Permits Juni yang diindikasikan meningkat, jika terealisir dapat mengangkat dollar AS.

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Selasa sore (18/07), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir turun 0,32 persen, pada 5822,35. Pelemahan IHSG tertekan aksi profit taking. Penguatan bursa Wall Street dapat menjadi sentiment positif IHSG. Namun melemahnya minyak mentah pagi ini dapat menjadi sentiment bearish. Secara teknikal IHSG akan bergerak dalam kisaran Support 5802-5782, dan kisaran Resistance 5842-5862.. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini : ADHI, ASII, SSMS dan KLBF.

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here