Dollar AS Bangkit Untungkan Bursa Saham

2023

Mengakhiri perdagangan bursa saham A.S.awal pekan, sebagian besar indeksnya anjlok oleh kehati-hatian pasar menanti hasil rapat kebijakan moneter serta laporan keuntungan kuartal kedua perusahaan IT. Dow Jones turun 0,31% di 21,513.17 dengan saham Johnson & Johnson yang memimpin penurunan, SP500 tergelincir 0,11% ke 2.469,91 dengan sektor telekomunikasi memimpin penurunan namun Nasdaq naik 0,36% ke rekor tertinggi di 6,410.81.

Perdagangan bursa saham Asia pagi ini banyak dibuka kuat oleh penguatan dollar AS di tengah keraguan pasar akan kemampuan Gedung putih untuk mengeluarkan proposal kebijakan stimulus ekonomi Amerika Serikat. Nikkei naik 0,02% ke 19.992,24, ASX 200 naik 0,44% ke 5713,30 serta Kospi turun 0,03% ke 2.450,68.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah naik lebih tinggi pada akhir perdagangan selasa dinihari (25/07), naik 1,3 persen, pada $ 46,34 per barel, oleh janji Arab Saudi sebagai produsen terbesar OPEC akan memangkas ekspor pada Agustus untuk membantu mengurangi kelebihan minyak mentah global.

Sedangkan harga emas mencapai level tertinggi satu bulan pada akhir perdagangan Selasa dinihari (25/07), naik 0,05 persen pada $ 1,255.02 per troy oleh karena turunnya nilai imbal hasil obligasi AS yang dmasih dipengaruhi oleh gejolak politik di AS.

Dari pasar valas Dolar A.S. rebound dari level terendahnya dalam lebih dari satu tahun terangkat oleh data flash PMI yang meningkat di tengah gejolak politik di Amerika Serikat.
EURUSD -0.35% 1.16380
GBPUSD -0.07% 1.30200
USDJPY 0.30% 111.27

Dari pasar modal Indonesia, pada penutupan perdagangan Senin sore (24/07), Indeks Harga Saham Gabungan berakhir naik 0,63 persen pada 5801.59. Penguatan IHSG terdukung aksi bargain hunting saham investor lokal.
Secara teknikal pergerakan IHSG untuk perdagangan selanjutnya diperkirakan akan ada di kisaran Support 5709-5735, dan kisaran Resistance 5806-5847. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: INTP, LPPF, CPIN dan AKRA.

Untuk katalis penggerak pasar sepanjang hari ini yang perlu diperhatikan sepertirilis data Ifo business climate Jerman dan sesi Amerika ada rilis data CB consumer confidence.

 

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here