Index Dollar di Titik Terendah Sejak Januari 2015; Rupiah Perkasa di 13.200

1724

(Vibiznews – Forex) – Di akhir pekan ini, pada pasar uang global terpantau Index Dollar terperosok ke titik terendahnya sejak Januari 2015, di level 91,260 dan sempat bertengger lemah sebelumnya di level 91,0. Sementara itu, mata uang rupiah tampil perkasa terhadap USD di level 13.220 dan sempat tadi pagi pada Rp13.200, posisi terkuat dalam 4,5 bulan terakhirnya pada hari ini (08/09).

Mata uang dollar di pasar dunia kehilangan kekuatannya terhadap euro karena para investor perkirakan bahwa Presiden ECB Mario Draghi akan mulai melepaskan paket stimulus terhadap zona Eropa pada bulan Oktober depan, yang berarti kemungkinan adanya kenaikan suku bunga ECB yang pada saat ini berada di level rendah 0,0%.

Di tempat lain, mata uang yen agak terangkat karena para investor memilihnya sebagai aset safe-haven menjelang perkiraan bahwa Badai Irma mendekati pantai Florida.

Di samping itu, tensi geopolitik kawasan Korea juga membuat investor melepaskan dollar. Para analis memperkirakan akan adanya uji coba rudal lanjutan dari Korea Utara, bahkan mungkin terjadi di akhir minggu ini.

Analis Vibiznews perkirakan bahwa selama situasi geopolitik Korea ini terus atau bertambah memanas, dollar masih akan ada dalam tekanan jual menuju level support 87,620. Bila itu terjadi, maka ada peluang untuk mata uang rupiah menguat menuju posisi 13.104.

 

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here