Bursa AS Dibuka Menguat Didukung Optimisme Investor

401

Bursa Saham A.S. mencapai rekor kembali, dolar menghentikan penurunan dua hari dan Treasuries tergelincir karena optimism investor terhadap ekonomi Amerika menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve. Harga emas turun karena permintaan untuk havens memudar.

Indeks S & P 500 yang berada di atas 2.500, Stoxx Europe 600 melonjak paling banyak dalam hampir satu minggu dan ekuitas meningkat dari Australia sampai ke Hong Kong. Emas dan yen turun, sementara minyak kembali turun. Pound turun sebelum Gubernur Bank of England Mark Carney memberikan pidato di Washington dan di tengah pertengkaran Brexit.

Pasar bergerak dibayangi risiko geopolitik dimana pemerintah AS mencari resolusi damai untuk mengatasi ketegangan dengan Korea Utara, namun siap untuk menggunakan kekuatan militer jika upaya diplomatik gagal mengakhiri kebuntuan nuklir, demikian pernyataan Sekretaris Negara Rex Tillerson setelah pidato pertama Presiden AS Donald Trump di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Selasa.

Konstruksi dan penjualan rumah dari properti yang dimiliki sebelumnya merupakan sorotan dari kalender ekonomi A.S. minggu ini.
BOJ diprediksi bertahan pada hari Kamis dan mungkin tidak akan mengungkapkan kapan akan melepas stimulus, namun bisa memberi sinyal tekad untuk menjaga kurva imbal hasil di bawah kontrol.
Indonesia, Filipina dan Afrika Selatan termasuk di antara negara-negara yang akan mengumumkan kebijakan moneter.
Hari-hari terakhir kampanye parlementer Jerman akan berlangsung sebelum pemilihan 24 September. Pemilihan umum di Selandia Baru akan berlangsung pada tanggal 23 September mendatang.

Saham

S & P 500 naik 0,2 persen menjadi 2.503,78 pada pukul 9:31 pagi di New York.
Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,3 persen, tertinggi dalam hampir enam minggu.
MSCI All-Country World Index naik 0,2 persen ke rekor tertinggi.
MSCI Emerging Market Index naik 0,9 persen ke level tertinggi dalam lebih dari enam tahun.

Mata uang

Euro meningkat 0,1 persen menjadi $ 1,1962 sementara pound Inggris turun 0,4 persen menjadi $ 1,354.

Obligasi

Imbal hasil pada Treasuries 10 tahun meningkat satu basis poin menjadi 2,21 persen, tertinggi dalam lebih dari sebulan.
Hasil Jerman selama 10 tahun naik dua basis poin menjadi 0,45 persen.
Hasil 10 tahun Inggris turun kurang dari satu basis poin menjadi 1,31 persen, retret pertama dalam lebih dari seminggu.

Komoditi

Emas turun 0,6 persen menjadi $ 1,312.05 per ounce, terlemah dalam hampir tiga minggu.
Minyak mentah West Texas Intermediate turun 0,3 persen menjadi $ 49,75 per barel.

Asia

Indeks Kospi naik 1,4 persen dan indikator utama Australia naik 0,5 persen pada penutupan. Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 1,3 persen. Shanghai Composite Index 0,3 persen lebih tinggi.
Pasar Jepang ditutup untuk menghormati hari orang lanjut usia.
Yen Jepang turun 0,5 persen menjadi 111,41 per dolar, yang terlemah dalam hampir delapan minggu.

Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here