Harga Emas Sentuh Terendah 7 Minggu; Dolar AS Bergerak Kuat

151

Harga Emas turun ke level terendah sejak pertengahan Agustus pada akhir perdagangan Selasa dinihari (03/10), karena kenaikan imbal hasil A.S. mendorong dolar AS menguat, sementara kekhawatiran atas kekerasan selama pemungutan suara Catalonia pada akhir pekan membebani euro.

Harga emas spot LLG turun 0,37 persen pada $ 1,274.42 per ons, setelah sebelumnya menyentuh level terendah tujuh minggu di $ 1,270.60 per ons.

Harga emas berjangka A.S. untuk pengiriman Desember turun di $ 1,275.80. Emas mencapai level terendah di $ 1,273.70 di awal sesi, level terendah sejak 16 Agustus ketika emas diperdagangkan serendah $ 1,273.20.

Ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mendorong kenaikan suku bunga A.S. yang ketiga tahun ini, data AS yang optimis dan pembicaraan mengenai kemungkinan pengganti hawkish pada Ketua Fed Janet Yellen semua mengangkat imbal hasil Treasury. Meningkatnya imbal hasil cenderung membebani emas yang tanpa bunga, sementara kekuatan dalam dolar membuat harga aset di mata uang A.S. lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Logam mulia tersebut mencatat penurunan bulanan terbesar sepanjang tahun ini di bulan September, meskipun terjadi kenaikan 3 persen kuartalan, sebagian karena ketegangan mengenai ambisi nuklir Korea Utara.

Euro juga mendapat tekanan setelah polisi Spanyol menggunakan pentungan dan peluru karet untuk menggagalkan referendum kemerdekaan di Catalonia pada hari Minggu, menyebabkan ratusan orang terluka. Mata uang tunggal turun 0,6 persen versus dolar. Dengan bursa Eropa dibuka menguat, emas gagal mendapatkan keuntungan dari meningkatnya permintaan akan safe havens dari risiko.

Spekulan memotong posisi long net mereka di kontrak emas dan perak COMEX dalam sepekan hingga 26 September, data A.S. menunjukkan pada hari Jumat.

Di antara logam lainnya, perak flat di $ 16,643 per ons setelah sebelumnya menandai titik terendah sejak 9 Agustus. Platinum naik 0,68 persen pada $ 915,40 per ons, sementara paladium turun 2,65 persen menjadi $ 909,72.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga emas berpotensi lemah dengan penguatan dolar AS dan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS. Namun perlu dicermati kondisi geopolitik seperti ketegangan AS-Korea Utara, yang jika mencuat lagi akan meningkatkan permintaan safe haven. Harga diperkirakan bergerak dalam kisaran Support $ 1,272-$ 1,270, dan jika harga naik akan bergerak dalam kisaran Resistance $ 1,276-$ 1,278.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here