Wall Street Capai Rekor Delapan Hari Berturut-Turut, Bursa Utama Asia Banyak Yang Libur

175

(Vibiznews – Index) – Bursa Saham A.S. memperpanjang rekor dengan kenaikan kedelapan hari berturut-turut, dolar naik ke level tertinggi dua bulan dan Treasuries anjlok setelah dirilisnya data A.S.

Indeks S & P 500 memasuki masa kenaikan terpanjang sejak Juli 2013, didukung saham-saham teknologi yang naik karena prospek pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dimana data kenaikan pesanan pabrik lebih baik dari perkiraan. Indeks Volatilitas CBOE ditutup pada rekor terendah mendekati yang pernah dicapai di tahun 1990. Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang berumur 10 tahun mengalami kenaikan tipis. Nilai tukar dolar mendorong kenaikannya selama bulan September menjadi 2 persen karena komentar Presiden Fed regional John Williams yang memperkuat optimisme di ekonomi. Pemerintah A.S. akan merilis data pekerjaan untuk bulan September Jumat malam ini.

Di wilayah pasar Asia, liburan minggu ini di seluruh wilayah dan kurangnya data ekonomi utama dapat mengurangi pergerakan perdagangan. Yen Jepang sedikit berubah setelah Deputi Gubernur Bank of Japan Hiroshi Nakaso mengomentari inflasi saat pidato di London.

Laporan nonfarm payroll A.S. September, kemungkinan akan terpengaruh oleh dampak badai di negara bagian selatan, keluar pada hari Jumat.

Saham

Indeks S & P 500 menguat 0,6 persen ke rekor 2.552,07 pada pukul 4 sore, waktu New York
Dow Jones Industrial Average menambahkan 114 poin menjadi 22.755, naik untuk hari ketujuh berturut-turut ke rekor.
Indeks Saham Nasdaq 100 naik 1 persen menjadi 6.057.
Indeks Stoxx Europe 600 naik 0,2 persen setelah turun sebanyak 0,3 persen.
Indeks IBEX Spanyol naik 2,5 persen, terbesar sejak hampir enam bulan.

Mata uang

Indeks Spot Bloomberg Dollar meningkat 0,6 persen, menyentuh level tertinggi dalam 11 minggu.
Yen Jepang turun kurang dari 0,1 persen.
Dolar Australia turun 0,9 persen menjadi $ 0,7793.
Euro turun 0,5 persen menjadi $ 1,1705.
Pound Inggris turun 1 persen menjadi $ 1,3114, terlemah dalam empat minggu.

Obligasi

Hasil pada Treasuries 10 tahun naik dua basis poin menjadi 2,34 persen.
Hasil 10 tahun Jerman naik kurang dari satu basis poin menjadi 0,46 persen.
Hasil 10 tahun Spanyol turun 9 basis poin menjadi 1,699 persen.

Komoditi

Minyak mentah West Texas Intermediate naik 1,4 persen menjadi menetap di $ 50,86 per barel.
Emas turun 0,6 persen menjadi $ 1,267.80 per ounce.
Tembaga melonjak 2,9 persen menjadi $ 304 per pon, kenaikan terbesar dalam lebih dari lima minggu.

sumber : bloomberg
Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here