Pasar Masih Konsolidasi, IHSG Melemah 9 Poin

224

(Vibiznews – IDX) – Dalam perdagangan bursa saham hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau bergerak melemah 9 poin. Pasar, sebagaimana prediksi sebelumnya, sedang dalam konsolidasi. Terbatasnya sentimen positif membuat IHSG bergerak seperti kurang bergairah (10/10).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sore ini kembali melemah namun terbatas. Dollar AS sore WIB ini berada di posisi Rp 13.509 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sore yang Rp 13.495. Pasar hari ini cukup fluktuatif di mana rupiah sempat menguat sampai level Rp 13.480, namun berakhir balik melemah.

IHSG bergerak negatif terutama masuk sesi dua perdagangan. Akhirnya IHSG berkurang 9,17 poin (0,16%) ke 5.905,76. Indeks LQ45 melemah 2,88 poin (0,29%) ke 983,06.

Posisi tertinggi IHSG terjadi di 5.927,68 dan terendah di 5.896,46. Perdagangan saham sore ini terpantau moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 10,1 miliar dengan nilai Rp 6,5 triliun.

Lambatnya IHSG turut dipengaruhi oleh pelemahan 7 sektor saham. Saham sektor infrastruktur jatuh paling dalam sebesar 1,12%. Sebanyak 154 saham menguat, 172 saham melemah dan 125 saham stagnan. Investor asing juga mencatatkan aksi jual dengan catatan jual bersih senilai Rp 463,51 miliar.

Di tempat lain, bursa saham Asia umumnya menguat, walau agak sepi berita penggerak pasar. Pasar saham Jepang dan Hang Seng masih bisa positif.

Sejumlah saham yang masuk jajaran top losers di antaranya adalah Gudang Garam (GGRM), Lippo General Insurance (LPGI), Unilever Indonesia (UNVR), Elang Mahkota (EMTK).

Analis Vibiznews melihat kalau belum ada pemicu kuat, pasar masih cenderung berkonsolidasi. Yang perlu diperhatikan sebagai penggerak pasar adalah isyu geopolitik Korea dan sentimen prospek kenaikan suku bunga the Fed serta pemangkasan paket stimulus bank-bank sentral global.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here