Bursa Saham Asia Bergerak Menuju Rekor, Krisis Catalonia Berlanjut

200

(Vibiznews – Index) – Saham-saham di Asia diperdagangkan mendekati level tertinggi dekade ini, sementara euro menahan kenaikan yang dipicu oleh presiden Catalonia yang mundur dari deklarasi kemerdekaan langsung dari Spanyol.

Indeks Topix Jepang berfluktuasi setelah ditutup pada level tertinggi dalam 10 tahun pada hari Selasa, terbebani sebagian oleh jatuhnya saham Kobe Steel Ltd.

Dow Jones Industrial Average menetapkan rekor baru yang tinggi, dan pelonggaran nilai tukar yang diperdagangkan bersama mengikuti ekuitas Spanyol yang menguat. Dolar turun dari tingkat tertinggi baru-baru ini karena optimisme terhadap rencana pemotongan pajak Trump. Obligasi Australia naik karena pasar dengan mudah mencerna lelang lelang utang pemerintah.

Euro mencapai level tertinggi dalam hampir dua minggu setelah Presiden Catalonia, Carles Puigdemont mengatakan bahwa sementara sebuah referendum 1 Oktober telah memberinya mandat untuk mengejar kemerdekaan, namun dia akan “menunda” hasilnya selama beberapa minggu untuk berdialog dengan Perdana Menteri Administrasi Mariano Rajoy dan dia menyarankan agar Uni Eropa terlibat dalam pembicaraan tersebut, dan berusaha meyakinkan perusahaan-perusahaan supaya jangan melarikan diri dari wilayah tersebut.

Pound tetap sekitar 2 sen lebih tinggi dari posisi terendah baru-baru ini setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapat dukungan publik dari kelompok garis keras Brexit di kabinetnya yang menguraikan rencana kontingensi untuk meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Saham

Indeks Topix Jepang sedikit berubah pada pukul 10.35 pagi di Tokyo. Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,6 persen dan indeks Kospi Korea Selatan bertambah 0,7 persen.
Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,3 persen, sementara benchmark China stabil. Indeks TWSE Taiwan naik 1 persen.
Futures pada S & P 500 Index sedikit berubah. Pengukur yang mendasari naik 0,2 persen. Dow naik 0,3 persen ke rekor.
Wal-Mart Stores Inc. melonjak 4,5 persen setelah mengatakan bahwa penjualan e-commerce A.S. melonjak 40 persen pada tahun fiskal berikutnya karena investasi online memungkinkan raksasa ritel untuk bermain mengejar ketinggalan dengan Amazon.com Inc.
Index MSCI Spanyol Capped ETF naik 1,6 persen, dengan volume perdagangan mendekati 700 persen dari rata-rata 90 hari karena optimisme bahwa kesepakatan antara Catalonia dan Madrid akan tercapai.
MSCI Asia Pacific Index naik 0,2 persen ke level tertinggi sejak Desember 2007.
MSCI Emerging Market Index naik 1,1 persen pada hari Selasa.

Mata uang

Indeks Spot Bloomberg Dollar flat setelah turun 0,3 persen pada hari Selasa.
Euro berada di $ 1,1814 setelah naik 0,6 persen pada sesi sebelumnya.
Yen berada pada level 112,42 per dolar setelah menguat 0,2 persen pada hari Selasa.
Lira Turki turun tipis terhadap dolar setelah naik pada hari Selasa di tengah perkembangan baru dalam hubungan yang tegang antara A.S. dan Turki.
Aussie membeli 77,90 sen A.S.

Obligasi

Imbal hasil pada Treasuries 10 tahun tercatat 2,36 persen sementara imbal hasil obligasi 10 tahun Australia stabil di 2,82 persen setelah pemerintah menjual obligasi baru senilai $ 3,5 miliar ($ 2,7 miliar) yang akan jatuh tempo pada 2022.

source : berbagai sumber
Selasti Panjaitan/VMN/VBN/Senior Analyst Stocks-Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here