Lukisan Yesus Karya Leonardo da Vinci akan Terjual dalam Rekor Tertinggi Rp1,35 Triliun

251

(Vibizmedia – International) – Lukisan karya Leonardo da Vinci yang terakhir dimiliki perorangan dikabarkan akan segera memecahkan rekor pelelangan, demikian rumah lelang Christie mengumumkan pada hari Selasa (11/10).

“Salvator Mundi”, potret Yesus Kristus yang sangat halus dan berusia sekitar 1500 tahun, diperkirakan akan terjual seharga sekitar $100 juta (sekitar Rp1,35 triliun) di Christie’s pada bulan November, menjadikannya sebagai karya bernilai paling tinggi yang pernah dijual saat pelelangan.

“Ini benar-benar suatu Holy Grail dari penemuan seni,” kata Alan Wintermute, spesialis senior Christie untuk lukisan karya Master kuno, menjelaskan bahwa potret yang kadang-kadang disebut Mona Lisa pria itu telah lama dianggap hilang atau hancur, demikian dilansir dari Reuters (11/10).

Lukisan ini menggambarkan Kristus dengan jubah biru dan merah terang yang memegang bola kristal.

Pertama kalinya tercatat dalam koleksi pribadi Raja Charles I, karya tersebut dilelang pada tahun 1763 sebelum menghilang sampai tahun 1900, di mana pada saat itu wajah dan rambut Kristus telah dilukis ulang, yang oleh Wintermute dikatakan sebagai praktik “cukup umum”.

Kemudian terjual di Sotheby’s ke kolektor Amerika pada tahun 1958 dengan harga 45 poundsterling, dan terjual lagi pada tahun 2005 dianggap sebagai copy karya yang terlalu dicat ulang, katanya.

Direstorasi Kembali

Pemilik baru kemudian memulai proses restorasi, dan setelah sekitar enam tahun riset, karya ini disahkan sebagai karya da Vinci dengan usia lebih dari 500 tahun, dan puncaknya tampil dalam pameran kelas high-profile di Galeri Nasional London pada tahun 2011.

Rumah lelang tidak mengidentifikasi siapa penjual, seorang kolektor pribadi dari Eropa yang melakukan pekerjaan restorasi yang lama setelah lukisan ditemukan kembali di tahun 2005. Lukisan tersebut dipandang sebagai penemuan pertama lukisan da Vinci sejak tahun 1909.

“Salvator Mundi” akan dijual di Christie’s di New York pada 15 November, dalam pameran penjualan seni pasca perang dan kontemporer, setelah dilakukan pameran publik di Hong Kong, London dan San Francisco.

Berbicara mengenai perkiraan harga $100 juta, Wintermute merefleksikannya “Tidak pernah ada yang seperti ini pernah terjual, jadi pasarlah yang akan menentukannya.”

Di lelang penjualan yang sama di Christie’s akan ditampilkan juga karya Andy Warhol yang berjudul “Sixty Last Suppers,” sebuah karya salah satu seri terakhir dari seorang artis pop sebelum kematiannya pada tahun 1987. Karya setinggi 32 kaki itu diperkirakan akan laku di $50 juta (sekitar Rp675 miliar).

 

Source: Reuters

Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here