IHSG Melaju ke 5900’an Kembali, Ditopang Transaksi Rp9 Triliun

484

(Vibiznews – IDX) – Pada perdagangan bursa saham hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melaju positif dari sejak sesi pagi, dan ditutup naik 43 poin ke level 5.926,20. Penguatan bursa global, terutama Wall Street, nampaknya turut memberikan sentimen positif bursa dalam negeri. IHSG yang perkasa ditopang dengan ramainya transaksi perdagangan saham yang tercatat mencapai Rp 9,1 triliun (12/10).

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sore ini menguat tipis. Dollar AS berada di posisi Rp 13.505 dibandingkan posisi pada perdagangan kemarin sorenya di Rp 13.516.

Pada penutupan perdagangan sesi pertama, IHSG telah melaju positif naik 31,53 poin (0,54%) ke 5.914,32. Indeks LQ45 naik 7,28 poin (0,75%) ke 984,23.

IHSG terus melanjutkan penguatan hingga menutup perdagangan sore ini. IHSG naik 43,42 poin (0,74%) ke 5.926,20. Indeks LQ45 menguat 9,402 poin (0,96%) ke 986,35.

Posisi tertinggi IHSG tercatat di 5.932,01 dan terendah di 5.883,50. Perdagangan saham hari ini terpantau ramai dengan frekuensi perdagangan sebesar 343.086 kali transaksi sebanyak 14,0 miliar lembar saham dengan nilai Rp 9,1 triliun.

Laju IHSG diwarnai penguatan 8 sektor saham dipimpin sektor aneka industri yang naik 2,12%. Sebanyak 172 saham menguat, 158 saham melemah dan 119 saham stagnan. Asing mencatatkan beli bersih Rp 387,88 miliar, saham sektor keuangan paling banyak diburu.

Indeks utama bursa AS kembali ditutup dalam rekor tertinggi baru pasca rilisnya notulen hasil rapat Federal reserve bulan September yang berisikan optimisme Bank Sentral AS akan tercapainya target inflasi di angka 2% seiring dengan membaiknya keadaan ekonomi AS.

Dari penguatan 8 sektor saham, sejumlah saham yang masuk jajaran top gainers di antaranya adalah Indo Kordsa (BRAM), Lippo General Insurance (LPGI), United Tractors (UNTR), dan Bank Central Asia (BBCA).

Analis Vibiznews melihat dorongan pasar untuk IHSG kembali ke 5900 dan menuju arah rekor 5967 cukup besar. Kemungkinan, kalau belum tercapai di akhir minggu ini, minggu depan level tersebut dapat dicapai dan ditembus kembali. Tentunya dengan ekspektasi tidak ada kejutan dari Korea Utara di akhir pekan ini.

Analis: J. John
Editor: J. John

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here