Harga Minyak Dunia Menanjak, Produksi dan Persediaan Berkurang

358

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak dunia naik pada hari Jumat karena faktor produksi dan persediaan minyak mentah AS sekaligus menurun, menunjukkan pasar yang semakin ketat.

Data impor minyak dari China yang kuat juga mendukung harga minyak mentah, demikian analis para traders.

Dengan organisasi OPEC yang memimpin pemangkasan produksi, para analis mengatakan bahwa pasar minyak global sekarang seimbang setelah bertahun-tahun mengalami kelebihan pasokan (oversupply), demikian dilansir dari Reuters (13/10).

Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) berada di level $50,94 per barel pada Jumat siang WIB ini, naik 34 sen atau 0,7 persen, dari posisi penutupan sebelumnya. Brent berada di $56,59, naik 34 sen atau 0,6 persen.

Persediaan minyak mentah AS dilaporkan turun 2,7 juta barel dalam pekan hingga 6 Oktober mendatang, menjadi 462,22 juta barel, kata EIA, semalam.

Produksi minyak mentah dilaporkan turun 81.000 barel per hari (bpd) menjadi 9,48 juta barel per hari.

Impor minyak China yang kuat, yang rata-rata mencapai 8,5 juta bpd antara bulan Januari dan September, serta mencapai 9 juta bpd pada September, juga telah mendukung kenaikan harga, sementaar China mengokohkan dirinya sebagai importir terbesar di dunia.

OPEC, bersama dengan produsen lain termasuk Rusia telah menahan produksi sejak Januari. Kesepakatan untuk memotong produksi ditetapkan akan berakhir pada akhir Maret 2018, dan nampaknya ada diskusi untuk perpanjangan.

Analis Vibiznews melihat bahwa harga minyak sebenarnya masih agak konsolidasi dengan bias penguatan. Kemungkinan akan dapat menyentuh level $51,40 dalam waktu dekat. Namun pasar masih mencoba mencari arah selanjutnya, termasuk terkait keputusan Trump untuk kesepakatan nuklir dengan Iran.

 

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here