Bursa Asia Sesi I Kompak Menguat, IHSG Terangkat Siap Cetak Rekor Baru

264

(Vibiznews – Index) – Bursa saham Asia terpantau kompak menguat pada perdagangan Kamis pagi WIB, menyusul Wall Street yang lebih kuat pada sesi terakhirnya. Sementara itu, investor di kawasan Asia ini menunggu rilis data inflasi China dan mengawasi kunjungan Presiden Donald Trump di Beijing.

Bursa Jepang melonjak, dengan Nikkei 225 naik 1,08 persen pada awal perdagangannya. Indeks Topix juga naik 0,66 persen oleh ekspektasi pendapatan yang positif, menyentuh level yang tidak pernah terlihat sejak tahun 1991 di awal sesinya (9/11).

Di Selat Korea, Kospi terpantau naik tipis 0,09 persen pada awal perdagangan. Di Selatan, S&P/ASX 200 menguat 0,19 persen. Sebagian besar saham pertambangan naik, namun nama saham energi memangkas kenaikan di awal minggu ini, yang dilansir dari CNBC (9/11).

Saham AS ditutup menguat pada hari Rabu meskipun saham bank-bank menyelesaikan sesinya lebih rendah. Dow Jones naik tipis 0,03 persen, atau 6,13 poin, ditutup pada 23.563,36.

Di tempat lain, Reserve Bank of New Zealand mempertahankan suku bunga pada level 1,75 persen hari Kamis seperti yang diharapkan, namun komentar yang menyertainya dipandang hawkish oleh pasar. Sebagai tanggapan, dolar Kiwi diperdagangkan pada $0,6957 setelah melonjak setinggi $0,6973 pada sesi Rabu.

Sementara itu, di dalam negeri, analis Vibiznews melihat IHSG bergerak searah dengan bursa kawasan. Dibuka di zona hijau pada 6.055, dan sempat melaju naik sampai 6.071, dan terakhir terlihat naik 16 poin ke level 6.065. Pasar sesi pagi telah didorong aksi beli setelah kemarin investor asing banyak melepas porsi saham. Hari ini nampaknya IHSG bersiap untuk mencetak rekor barunya lagi. Resistance-nya terdekat ada di level 6082 dan 6100. Support ada di level 5989, dan bila tembus ke level 5969.

 

Analis: J. John

Editor: J. John

Source: CNBC

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here