Bursa Wall Street Dibuka Lemah Terpengaruh Data Ekonomi Tiongkok Mengecewakan

182

(Vibiznews – Index) Bursa saham A.S. dibuka lemah pada hari Selasa (14/11) tertekan data ekonomi Tiongkok yang mengecewakan menimbulkan kekhawatiran tentang ekonomi global.

Indeks Dow Jones bergerak pada 23367.84, turun -71,86 poin atau -0,31%

Indeks S & P 500 bergerak pada 2575.52, turun -9,32 poin atau -0,36%

Indeks Nasdaq bergerak pada 6735.04, turun -22,55 poin atau -0,33%

Analis mengatakan Tiongkok adalah bagian yang sangat penting. Jika ada kemunduran di Tiongkok, itu akan meluas ke pasar global.

Data Tiongkok yang dirilis semalam pada penjualan eceran, produksi industri dan pertumbuhan investasi aset tetap, semuanya di bawah ekspektasi. Pasar saham Asia ditutup sebagian besar lebih rendah, dengan indeks Shanghai tergelincir 0,5 persen. Saham Eropa mengikuti, dengan indeks Stoxx 600 yang luas turun setengah persen.

Imbal Hasil 10 tahun Tiongkok mencapai tingkat tertinggi dalam tiga tahun dan harga tembaga turun mengikuti rilis data.

Wall Street juga memperhatikan ruang ritel, karena beberapa perusahaan di industri tersebut melaporkan hasil kuartalan pada hari Selasa.

Emiten Dow, Home Depot melaporkan pendapatan dan pendapatan yang mengalahkan ekspektasi. Tapi saham diperdagangkan 0,3 persen lebih rendah di pasar perdana.

Perusahaan TJX, perusahaan induk TJ Maxx, membukukan laba bersih per saham yang sesuai dengan ekspektasi, sementara pendapatan dibawah harapan. Saham perusahaan turun hampir 4 persen sebelum bel, setelah penjualan toko yang sama untuk kuartal tetap datar. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan sebesar 2,3 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street berpotensi  bergerak lemah terpengaruh buruknya data ekonomi Tiongkok.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here