BI: Oktober Kredit Perbankan Tumbuh 8%, Suku Bunga Kredit Turun 5 bp

138

(Vibiznews – Banking) – Bank Indonesia (BI) merilis kredit yang disalurkan perbankan pada akhir Oktober 2017 tercatat sebesar Rp 4.588,5 triliun atau tumbuh 8 persen secara tahunan (yoy). Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan September 2017 yang tumbuh 7,7 persen (yoy). Dilaporkan juga suku bunga kredit dan suku bunga simpanan berjangka kembali menurun. Ini mencerminkan berlanjutnya transmisi pelonggaran kebijakan moneter, demikian Bank Indonesia dalam rilis resminya (30/11).

Tercatat di bulan Oktober 2017, rata-rata suku bunga kredit sebesar 11,55 persen atau turun 5 basis poin dari bulan sebelumnya. Sedangkan, suku bunga simpanan berjangka dengan tenor 1, 3, 6, dan 12 bulan masing-masing tercatat 5,89 persen, 6,32 persen, 6,74 persen, dan 6,93 persen. Angka-angka tersebut turun dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 6,09 persen, 6,46 persen, 6,80 persen, dan 6,99 persen.

Di sisi lain, BI melaporkan bahwa pertumbuhan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) melambat pada Oktober 2017. Posisi M2 tercatat Rp 5.283,3 triliun atau tumbuh 10,6 persen (yoy), lebih rendah dibanding dengan bulan sebelumnya yang tumbuh 10,9 persen (yoy).

Berdasarkan komponennya, perlambatan pertumbuhan M2 tersebut terutama bersumber dari pertumbuhan komponen uang kuasi yang tumbuh melambat dari 9,2 persen (yoy) pada bulan September 2017 menjadi 8,7 persen (yoy).

Sementara, berdasarkan faktor yang memengaruhi, perlambatan pertumbuhan M2 dipengaruhi kontraksi operasi keuangan pemerintah pusat dan perlambatan pertumbuhan aktiva luar negeri bersih. Kontraksi operasi keuangan pemerintah pusat tercermin dari kewajiban BI dan perbankan kepada pemerintah pusat yang tumbuh meningkat dari minus 0,3 persen (yoy) pada September 2017 menjadi 9,8 persen (yoy) pada Oktober 2017.

 

Sumber: Bank Indonesia

Editor: J. John

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here