Dolar AS Akhir Pekan Tertahan; Pengesahan UU Reformasi Pajak Akan Jadi Sentimen Bullish

330

(Vibiznews – Forex) Indeks dolar A.S. turun tajam, menyentuh posisi terendah sesi pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari (02/12) setelah laporan Michael Flynn dikuatirkan melibatkan Presiden Donald Trump dalam penyelidikan Rusia tersebut.

ABC News melaporkan bahwa pensiunan Letnan Jenderal Michael Flynn akan bersaksi bahwa dia diperintahkan oleh pemerintahan Trump untuk melakukan kontak dengan Rusia.

Sebelumnya pada hari Jumat, Flynn mengaku bersalah karena secara sengaja membuat pernyataan palsu, fiktif dan palsu secara material kepada agen FBI, dalam sebuah dakwaan pengadilan di pengadilan federal Washington, D.C.

Merespon berita Trump mungkin terlibat, indeks dolar turun 0,18 persen menjadi 92,88, berbalik negatif pada hari itu, setelah melakukan beberapa kenaikan kecil untuk minggu ini beberapa jam sebelumnya.

Euro naik sebanyak 0,3 persen pada awal sesi untuk mencapai $ 1,1940 namun menghasilkan sebagian besar kenaikannya, diperdagangkan 0,08 persen lebih rendah pada $ 1,1893 pada hari Jumat.

Manufaktur global berkembang pada laju tercepat selama bertahun-tahun bulan lalu dan tercepat kedua selama dua dekade di zona Eropa, didorong oleh permintaan yang kuat. Hal ini mendorong bank sentral beralih ke kebijakan moneter yang lebih ketat.

Strategist Morgan Stanley mengatakan arus masuk mata uang yang tidak dibuka ke saham Eropa telah meningkat secara mencolok dalam beberapa pekan terakhir, mendorong mata uang tunggal tersebut meski terjadi perbedaan tingkat suku bunga yang menyusut.

Aliran investasi ke aset Eropa meningkat pada saat prospek pertumbuhan telah cerah. Pertumbuhan bisnis menguat pada minggu-minggu terakhir tahun ini, survei menunjukkan minggu lalu.

Di tempat lain, dolar terakhir berada di 112,05 yen, turun 0,42 persen pada berita Flynn dan keputusan Senat A.S. untuk menunda pemungutan suara pada tagihan pajak pada Kamis malam.

Pound memberikan sebagian besar kenaikannya setelah mendapat dorongan sementara dari data manufaktur Inggris yang lebih baik dari perkiraan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan indeks dolar AS akan bergerak mencermati perkembangan undang-undang reformasi pajak, yang jika jadi disahkan, akan mengangkat dolar AS dan sebaliknya.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here