Harga Gula ICE Anjlok 3 Persen Tergerus Peningkatan Produksi Global

205

(Vibiznews – Commodity) Harga gula berjangka ICE ditutup anjlok pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Kamis dinihari (07/12). Harga komoditas ini mengalami pelemahan tergerus peningkatan produksi global.

Produksi pabrik gula India sejauh ini melonjak tajam secara tahun ke tahun, menurut Indian Sugar Mills Association, sementara produksi di Uni Eropa dan ekspor dari Pakistan juga diperkirakan kuat.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Maret 2018 terpantau anjlok. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup merosot sebesar 0,45 sen atau setara dengan 3,02 persen pada posisi 14,45 sen per pon.

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change, Balance of Trade dan ISM Non Manufacturing AS yang diindikasikan melemah. Jika terealisir akan melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi melemah jika penguatan dollar AS berlanjut, terpicu optimisme reformasi pajak AS dan ekspektasi kenaikan suku bunga AS bulan Desember. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi menguji level Support pada posisi 14,00 sen dan 13,50 sen. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 15,00  sen dan 15,50 sen.

Asido Situmorang/VMN/VBN/Editor & Senior Analyst Vibiz Research Center

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here