IHSG Akhir Pekan Lebih Kuat dari Bursa Saham Asia

140

Dalam perdagangan bursa saham akhir pekan (2/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  jelang siang ini terpantau bergerak turun setelah dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya. IHSG dibuka kuat di tengah lemahnya indeks bursa saham Asia pasca bearish wall street.

Pergerakan indeks di bursa saham Asia, Nikkei anjlok 1,3%, Kospi anjlok 1,53% dan indeks Shanghai turun 0,3%. Hanya saham Hangseng dan ASX 200 yang bergerak di zona hijau.

IHSG masih menguat tipis 0,4% atau 28 poin di sekitar level 6626 setelah dibuka kuat  di 6638.  Demikian juga dengan indeks LQ45 menguat 0,7% atau 8 poin ke posisi 1113 dengan 6 sektor saham menguat. Penguatan saham dipimpin oleh sektor aneka industri dan konsumer dengan penguatan 1,7% dan 0,9% masing-masing.

Terpantau di papan bursa, 123 saham menguat 119 saham melemah dan 107 saham tidak berubah alias flat. Saham yang diperdagangkan sejumlah 3 miliar senilai 2 triliun lebih dengan frekwensi sebanyak 87342 kali.

Untuk transaksi perdagangan investor asing, aksi penarikan dana mereka masih mendominasi dengan net sell sebesar Rp96,6 miliar.  Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hari ini  melemah  di posisi Rp 13435, dibandingkan posisi penutupan perdagangan  kemarin di Rp 13425.

Analis Vibiznews melihat pergerakan bursa kali ini diwarnai campuran antara sentimen aksi profit taking investor serta dorongan bargain hunting setelah IHSG terkoreksi sebelumnya. Resistance saat ini berada di level 6640 dan 6680. Sedangkan bila terhadang tekanan jual di level ini, support ke level 6581 dan  6443.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here