GBPUSD 12 Februari Dapat Pijakan Kuat dari Pelemahan Dollar AS

219

(Vibiznews – Forex) Masuki perdagangan forex sesi Amerika hari Senin malam (12/02), posisi dollar AS masih retreat dari posisi tinggi akhir pekan lalu sehingga memberikan keuntungan terhadap rival-rival utamanya. Termasuk dengan poundsterling dalam pair GBPUSD bergerak rebound dari posisi buruk dalam 3 minggu.

Pekan lalu pergerakan pair GBPUSD dibayangi oleh kebijakan moneter BOE dan juga pertemuan pemerintah kabinet Brexit. Dalam pertemuan kabinet tersebut tidak menghasilkan keputusan yang penting dalam negosiasi Brexit. BOE sendiri juga pekan ini tidak memberikan kekuatan bagi poundsterling oleh sikap mempertahankan posisi suku bunga yang lama.

Kekuatan poundsterling dalam pair GBPUSD hanya naik 0,25% ke posisi 1.3851 dari posisi akhir pekan di zona merah 1.3818. Pair dibuka hari ini pada posisi rendah 1.3811, namun kemudian bergerak rebound terus melintasi sesi Asia dan Eropa. Pekan ini pair mendapat sedikit pijakan dari rilsi data inflasi yang dapat menginspirasi BOE naikkan suku bunganya tahun ini.

Untuk pergerakan selanjutnya hingga sesi Amerika berakhir tidak ada rilis data yang kuat mempengaruhi pergerakan dollar AS dan juga poundsterling. Sehingga pergerakan menguat terbatas akan menjadi jalur perjalanan pair GBPUSD pada perdagangan awal pekan ini.

Jul Allens, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here