Harga Karet TOCOM 13 Februari Bangkit Dari Pelemahan 3 Bulan

143

(Vibiznews – Commodity) Harga karet Tocom jelang akhir perdagangan hari Selasa (13/02) sedikit bergerak naik. Harga karet alami berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu Juli 2018 menguat terbantu kenaikan harga minyak mentah di tengah penguatan kurs yen Jepang setelah libur awal pekan.

Namun rally harga minyak mentah dunia memberikan dukungan kuat pada aksi beli karet di bursa Tocom setelah perdagangan sebelumnya libur. Akhir pekan harga karet Tocom ditutup pada 189.2 poin.

Harga karet alami di Tocom untuk kontrak paling aktif yaitu untuk kontrak Juli 2018 siang ini bergerak naik sebesar 0,9 yen atau 0,4 persen pada posisi 190,1 yen per kilogram, naik dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu. Pekan lalu harga karet Tocom terjun ke posisi terendah sejak November 2017.

Terpantau mata uang Yen Jepang mengalami penguatan. Yen dalam pasangan mata uang USDJPY diperdagangkan menguat 0,48 persen pada 108.30. Penguatan yen dapat membuat harga karet alami berjangka Tocom melemah. Oleh karena para pembeli luar negeri dengan menguatnya nilai tukar yen membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal sehingga permintaannya mengalami penurunan.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate naik 0,7% atau 0,29 poin menjadi $59,52 per barel, didukung oleh melemahnya dolar AS. Kenaikan harga minyak mentah membuat biaya produksi karet sintetis menjadi lebih mahal. Dampaknya permintaan terhadap komoditas karet alami seperti yang diperdagangkan di Tocom mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga karet Tocom pada perdagangan selanjutnya  berpotensi menguat dengan pelemahan yen. Untuk sesi perdagangan selanjutnya harga diperkirakan akan menemui level Resistance di posisi 190,7 hingga 191,9 yen. Sementara itu jika harga melemah akan menemui Support di posisi 188,00  hingga 187,00  yen.

Jul Allens, Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here