IHSG 13 Maret Tertekan Profit Taking Asing

140

(Vibiznews – IDX) – Mengakhiri perdagangan bursa saham  hari Selasa (13/03), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  retreat dari kisaran 6500 oleh profit taking pasar. Profit taking banyak dilakukan oleh investor asing sekalipun posisi kurs rupiah sedang bergerak kuat terhadap dollar AS.

Investor asing banyak menjual saham hingga sesi terakhir di tengah pergerakan mixed bursa saham Asia dan juga penguatan rupiah. Aksi jual asing tersebut mencetak net sell sebesar Rp700 miliar  lebih yang menekan saham-saham unggulan.

Penutupan pasar IHSG ditutup turun  87,88 poin  atau 1,35 persen ke posisi 6412,84 setelah dibuka kuat pada 6497. IHSG sempat mencapai posisi tinggi di 6501 pada sesi pertama dan ke posisi terendah ke 6399.  Demikian juga indeks saham unggulan LQ45 anjlok 1,7 persen atau 18 poin ke posisi 1057.

Sepanjang perdagangan hari ini terdapat 103 saham menguat, 194 saham melemah dan 113  saham stagnan. Semua sektor masuk  zona merah yang dipimpin sektor konsumer dan infrastruktur dengan pelemahan 2,35% dan 1,1% masing-masing.

Analis Vibiz Research Center melihat  secara teknikal indeks masih berpotensi kuat untuk bergerak laju ke atas kisaran 6500, apalagi kalau mendapat dukungan dari penguatan bursa saham global.  Perdagangan selanjutnya diperkirakan dapat bergerak pada kisaran Resistance  6505 dan 6544. Sedangkan bila berlanjut tekanan jual  bergerak di kisaran support  6390 dan bila tembus ke level 6310.

Jul Allens, Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here