Melalui Voyage to Indonesia Kenalkan Kemajemukan Indonesia

215

(Vibiznews – Economy) – Indonesia dengan segala kekayaan alamnya dan berbagai suku bangsa yang memiliki adat istiadat yang berbeda-beda namun hidup berdampingan secara damai merupakan anugerah Tuhan yang patut kita syukuri. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan pentingnya mengenalkan kemajemukan masyarakat Indonesia yang mampu bersinergi mencapai tujuan bersama ke seluruh dunia melalui rangkaian acara Voyage to Indonesia menuju Annual Meeting International Monetary Fund (IMF) – World Bank (WB) yang akan diselenggarakan di Bali tanggal 8-14 Oktober 2018.

Hal ini disampaikan oleh Menkeu pada acara Peresmian Art Exhibition oleh Seniman Indonesia yang diselenggarakan di Gedung Jusuf Anwar, Komplek Kementerian Keuangan, di Jakarta pada Selasa (13/03).

 “Jadi seluruh event ini ditujukan,  pertama pertemuan  IMF-World Bank itu tidak hanya untuk IMF-World Bank, tapi untuk 189 anggotanya. Dan kita dari panitia nasional ingin juga mengikutsertakan seluruh masyarakat didalam menyambut IMF-World Bank ini menciptakan kesan terhadap Republik Indonesia sebagai suatu negara yang luar biasa multi-dimension,” kata Menkeu.

Indonesia is not only economy, Indonesia bukan hanya geography yaitu pulau dan laut. Tapi Indonesia the most important adalah people-nya. And the people itu banyak sekali interests-nya. Ada yang interest mengenai art, ada yang interest-nya mengenai science, ada yang interest-nya adalah mengenai financial dan technology, ada yang interestnya mengenai entrepreneurship, ada yang interest-nya mengenai berbagai hal, kuliner. Kita ingin mempersembahkan wajah Indonesia yang begitu kaya dan beragam di dunia internasional,” tambahnya.

Dalam pameran seni tersebut, selain lukisan-lukisan yang dipamerkan oleh masing-masing seniman secara individu, juga ditampilkan satu karya lukis mural yang merupakan hasil dari kontribusi beberapa seniman yang mampu berkolaborasi dalam menghasilkan suatu lukis mural yang indah tanpa menghilangkan ciri khas dari masing-masing pelukisnya.

“Jadi saya senang pada hari ini kita akan masuk dalam salah satu event Voyage to Indonesia dengan melihat pada art atau dalam hal itu seni terutama seni mural, (para) pelukis yang berkolaborasi untuk membuat suatu lukisan tanpa ada persetujuan awal mengenai apa yang mau dilukis. Semuanya mempunyai ide masing-masing didalam satu platform yang sama. Dan pasti ada satu ketimpa yang lain. Waktu yang satu mau membuat satu shape dengan warna tertentu kesenggol sama yang satunya lagi.  Sehingga they have to tolerance to each other,” jelas Menkeu.

“Itu adalah suatu simbolis dari bagaimana Republik Indonesia itu berisi begitu banyak komponen yang bisa mempunyai ide yang beragam, tetapi once you are here in this country, Anda memiliki suatu komitmen bersama untuk bersatu dan oleh karena itu perlu untuk saling bertoleransi. Berbeda itu indah, berbeda itu adalah keniscayaan. Dan justru karena perbedaan itu kita menjadi kaya dan menjadi jauh lebih beragam dan beradab,” pungkas Menkeu. Rencananya hasil seni lukisan mural karya berbagai seniman tersebut akan dipamerkan di jalur penghubung antara gedung IMF-World Bank pada acara Spring Meeting di Washington, DC pada Bulan April 2018 ke depan.

Sumber : Kementerian Keuangan

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here