Ringkasan Penggerak Pasar Forex Minggu Lalu

134

(Vibiznews-Forex) Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Berikut ini adalah ringkasan event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu:

Itali menjadi topik pembicaraan setelah Presiden menolak menteri keuangan yang skeptik terhadap Euro. Pergerakan ini memicu kekuatiran bahwa pemilihan umum yang baru akan mempengaruhi keanggotaan di dalam zona euro. Kekuatiran ini membawa turun saham dan membuat uang keluar dari euro dan poundsterling ke yen yang “safety-haven”. Krisis Itali kemudian berbalik arah ketika kompromi berhasil dicapai. Namun, pemerintah populis Itali masih akan menyebabkan sakit kepala. Perubahan politik di Spanyol memiliki pengaruh yang sedikit. Pemerintahan Trump mengimplementasikan tarif terhadap Kanada, Mexico, dan Uni Eropa yang memicu kemarahan dan pembalasan tarif. Hal ini juga membebani pasar dan diperkirakan akan terus muncul pada minggu-minggu yang akan datang. Progres negosiasi antara Korea Utara dan Amerika Serikat memberikan sedikit kelegaan. Di zona euro, data yang keluar akhirnya positip dengan inflasi mengalami kenaikan. Kanada menikmati pernyataan yang “hawkish” dari bank sentral, tetapi GDP yang lemah dan tarif dari AS membebani. Laporan Non-Farm Payrolls AS keluar diatas daripada yang diperkirakan dengan pertambahan 223.000 pekerjaan dan peningkatan 0.3% di dalam upah bulanan. Federal Reserve tetap pada jalurnya untuk menaikkan tingkat bunga nantinya pada bulan ini.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

  1. Average weekly earnings naik 3% per tahun (yang terbaik selama 7 tahun); weekly earnings naik 0.3% per bulan;
    2. Nonfarm payrolls bertumbuh 223.000 di bulan Mei (diperkirakan bertumbuh 190.000);
    3. Tingkat pertumbuhan GDP setahun 2.2%;
    4. Tingkat pengangguran turun ke 3.8%,  (dari sebelumnya 3.9%); klaim pengangguran turun 13.000 per minggu dari 234.000 menjadi 221.000.
    5. Same store sales naik 4.3% per minggu;
    6. Retail inventories meningkat 0.6% per bulan, naik dari sebelumnya turun 0.4%.
    7. Consumer confidence muncul kuat di 128 sebagaimana yang diperkirakan.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

1.Long-term unemployed (pengangguran selama 27 minggu) bulan Mei hanya sedikit berubah di 1.2 juta; hal ini adalah 19.4 persenan dari yang menganggur;
2. MBA mortgage applications turun 2%. Penurunan mingguan kelima berturut-turut.
3.Pending home sales turun 1.3% per bulan, dibawah daripada yang diperkirakan kenaikan sebesar 0.4%.
4. Laporan ADP employment menunjukkan pertumbuhan sebesar 178.000, lebih rendah daripada yang diperkirakan 187.000.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here