Trading GBP/USD Jelang Laporan Inflasi Inggris

152

(Vibiznews-Forex) Menurut laporan Office for National Statistics pada hari Rabu, inflasi Inggris diperkirakan naik menjadi 2.5% per tahun pada bulan Mei setelah turun ke 2.4% pada bulan April.

Inflasi Inggris naik setinggi 3.1% setahun pada bulan November tahun lalu, level tertinggi sejak bulan Maret 2012 dengan depresiasi yang terjadi atas Sterling setelah Brexit menghasilkan kenaikan harga barang-barang impor dengan cepat dan mendorong inflasi di Inggris naik tinggi. Setelah mencapai puncaknya pada bulan November tahun lalu, inflasi Inggris jatuh relatif tajam dengan inflasi pada bulan April turun ke level paling rendah sejak bulan Januari 2017.

Cepatnya penurunan inflasi yang berbarengan dengan pertumbuhan GDP yang luarbiasa kuat pada kuartal pertama tahun ini adalah alasan buat Bank of England untuk tetap mendukung pertumbuhan dengan membuat pesan yang “ultra-dovish” yang membuat jalan untuk kemungkinan kenaikan tingkat bunga pada proyeksi makroekonomi bulan Mei di dalam Laporan Inflasi.

Outlook yang konservatif terhadap inflasi di dalam target inflasi 2% dari Bank of England dikonfirmasikan oleh survei mengenai perkiraan inflasi yang dipublikasikan oleh Bank of England hari Jumat yang lalu. Survei mengenai ekspektasi inflasi Inggris dengan horizon satu tahun berada pada  2.9% di bulan Mei, tidak berubah dari bulan April.

Sementara kenaikan inflasi adalah kabar baik untuk Sterling karena meningkatkan kemungkinan kenaikan tingkat bunga dari Bank of England, data inflasi dari bulan Mei adalah kekecualian, karena inflasi umum hampir murni disetir oleh harga minyak yang naik tinggi dengan inflasi inti yang menghilangkan faktor makanan dan energi tetap stabil.

Inflasi inti Inggris diperkirakan tetap stabil di 2.1% mengkonfirmasi bahwa harga-harga sedang kembali kepada jalur yang ditargetkan.

Saat ini GBP/USD diperdagangkan pada 1.3349.  Jika angka inflasi yang keluar lebih tinggi daripada yang diperkirakan dengan deviasi relatif 1.24 atau lebih tinggi, GBP/USD bisa naik mencapai range 31 pips sampai 102 pips. Jika hasil yang keluar lebih rendah daripada yang diperkirakan dengan deviasi relatif -1.10 atau lebih, GBP/USD bisa turun dengan range antara 44 pips sampai 95 pips.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here