BTPR, IPCC dan RISE, Tiga Emiten Baru Bursa Efek Indonesia

454

(Vibiznews – IDX) Pada hari ini, Senin (09/07/2018) Bursa Efek Indonesia kedatangan 3 anggota emiten baru yang resmi mencatatkan sahamnya di BEI, antara lain PT Batavia Prosperindo Trans Tbk sebagai emiten yang ke-24 dengan kode saham BPTR, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk sebagai emiten yang ke-25 dengan kode saham IPCC, dan PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk sebagai emiten yang ke-26 dengan kode saham RISE.

Pada saat pembukaan perdagangan Saham BPTR dan RISE sempat mengalami stagnan, sedangkan saham IPCC mengalami kenaikan 4,27% di level Rp 1.710. Setelah beberapa saat kemudian saham BPTR naik 70% di level Rp 170 dan saham RISE naik 69,33 di level Rp 276.

PT Batavia Prosperindo Trans Tbk mencatatkan sebesar 400.000.000 saham baru dengan harga penawaran Rp. 100,- (seratus Rupiah) dari hasil Initial Public Offfering (IPO) atau Penawaran Umum Perdana di Bursa Efek Indonesia. Hal itu mengakibatkan Peseroan mendapatkan dana IPO senilai Rp. 40.000.000.000,- (empat puluh miliar rupiah).

Dana yang diperoleh Perseroan dari IPO ini akan dipergunakan Perseroan untuk meningkatkan jumlah armada kendaraan bermotor, sebesar 50% (lima puluh persen) akan digunakan utnuk penyelesaian angsuran utang sewa pembiayaan untuk periode Agustus sampai dengan Desember 2018 atas pembelian armada kendaraan bermotor yang telah dilakukan dari pihak ketiga dan pihak afiliasi. Sebesar 50% (lima puluh persen) akan digunakan untuk pembayaran uang muka dan angsuran atas pembelian armada kendaraan motor baru.

PT Indonesia Kendaraan Terminal, Tbk (IPCC) secara resmi telah menetapkan harga Penawaran Umum Perdana Saham (Initial Public Offering/IPO) sebesar Rp. 1.640,- per lembar saham, dimana jumlah saham yang ditawarkan mencapai 509.147.700 lembar saham dengan free float 28% dari jumlah saham.

Dana yang diperoleh akan digunakan sebesar 50% untuk belanja modal dalam rangka pengembangan usaha yang meliputi pengembangan terminal, perluasan lahan, mewujudkan IPCC Incorporated, penambahan kapasitas dan fasilitas serta peralatan pendukung. Sebesar 25% untuk perpanjangan kontrak sewa lahan jangka panjang. Sisanya 25% untuk modal kerja Perseroan guna mendukung kegiatan operasional.

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk menerima dana segar sebesar Rp244,50 miliar setelah melepas 1.500.000.000 saham baru dalam penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Jumlah 1,5 miliar saham itu setara dengan 15,08% dari modal di setor dan ditempatkan perseroan, dengan harga perdana Rp163 per saham.

Hasil dana dari IPO ini akan digunakan sebesar 53% dialokasikan untuk pengembangan proyek Voza Premium Office milik anak usaha tak langsung yakni PT Tanrise Indonesia, dan sisanya sebesar 47% dana dialokasikan untuk proyek The 100 Residence milik anak usaha PT Rodeco Indonesia.

Herwantoro/VMN/VBN/Journalist 
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here