GBP Turun Karena Data Yang Lemah, USD Menguat.

145

(Vibiznews-Forex) GBP/USD diperdagangkan disekitar 1.3230, turun dari ketinggian pada hari kemarin dengan USD mengalami keuntungan di semua area. Neraca perdagangan dan produksi manufaktur Inggris meleset sementara GDP bulanan sesuai dengan ekspektasi.

Inggris mengalami drama politik satu hari lamanya pada hari Senin. Menteri Brexit David Davis mengundurkan diri dan selanjutnya, Sekretaris Luarnegeri Boris Johnson juga turun dari posisinya menyusul keputusan kabinet untuk mengesahkan sikap yang lunak terhadap Brexit. Poundsterling segera terjun bebas tetapi dengan berjalannya waktu dan tidak terlihat adanya pemberontakan yang terbuka, Sterling menjadi stabil

Pasangan GDP/USD dengan cepat membalikkan kejatuhan yang dalam pada sesi awal Eropa ke level rendah sehari pada 1.3223, meskipun demikian harus berjuang untuk membangun momentum untuk bisa melewati batas 1.3300 setelah rilis data Inggris.

Pasangan matauang ini berhasil mengambil kembali tarikan positip pada hari Selasa kemarin dan berhasil memulihkan sebagian besar dari kerugian semalam yang dipicu oleh berita pengunduran diri dari Menteri Luarnegeri Boris Johnson. Pergerakan naiknya, namun melemah dekat batas 1.3300 menyusul rilis data makro ekonomi Inggris yang lebih lemah daripada yang diperkirakan.

Data produksi industri Inggris menunjukkan kontraksi yang tidak terduga sebesar 0.4% pada bulan Mei dan hasil manufaktur juga kurang daripada yang diperkirakan oleh konsensus. Kombinasi dari data manufaktur yang mengecewakan nampaknya telah menihilkan sebagian besar dari angka GDP bulanan Inggris yang sesuai dengan yang diperkirakan, yang muncul dengan pertumbuhan bulanan  sebesar 0.3% pada bulan Mei.

Sementara itu, kenaikan yang lumayan dari permintaan lebih lanjut atas Dolar AS membatasi setiap keuntungan yang kuat, dengan pasangan matauang ini dengan cepat kembali mundur kesekitar 30-35 pips sebagai reaksi  atas data ekonomi Inggris yang bercampur.

Support terdekat berada pada area 1.3255-50, dibawah itu pasangan matauang ini kemungkinan harus berhadapan dengan batas menantang 1.3200. Sebaliknya, pergerakan naik yang berkelanjutan dan menembus batas resistan pertama di 1.3300 bisa berlanjut dan menghadapi resistan yang kuat dekat pertengahan 1.3300.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here