Bursa Asia 12 Juli Berakhir Naik; Indeks Shanghai Melonjak

200

(Vibiznews – Index) Bursa Saham Asia ditutup lebih tinggi pada hari Kamis sore (12/07), dengan pasar berbalik mengambil keuntungan setelah merosot tajam kemarin akibat perang dagang AS-China yang kembali memanas.

Setelah reaksi negatif di sesi terakhir untuk pengumuman tarif, pasar China memimpin kemajuan di wilayah tersebut. Indeks Komposit Shanghai memangkas semua kerugian tajam pada hari Rabu, menutup naik 2,18 persen pada 2,838.30 dan indeks komposit Shenzhen yang lebih kecil naik 2,74 persen menjadi 1.597,17.

Indeks Nikkei 225 naik 1,17 persen, atau 255,75 poin, menjadi ditutup pada 22.187,96, hampir membalikkan penurunannya dari sesi sebelumnya dengan beberapa dukungan yang berasal dari yen yang lebih lemah. Subindex perikanan dan hutan memimpin kenaikan, naik 2,64 persen, sementara obat-obatan dan telekomunikasi juga mencatat pergerakan signifikan yang lebih tinggi.

Di Seoul, indeks Kospi menambahkan 0,19 persen untuk menyelesaikan hari di 2.285,06. Sektor Teknologi mixed, dengan Samsung Electronics turun 1,09 persen, sementara otomotif naik.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,6 persen pada 28480.83, dengan saham properti, keuangan, jasa dan utilitas naik lebih dari 1 persen sebelum pasar tutup.

Sedangkan di Sydney, indeks ASX 200 naik 0,85 persen hingga berakhir pada 6.268,30. Sebagian besar sektor naik, dengan kenaikan keuntungan perawatan kesehatan, tetapi subindex energi meluncur.

Perang dagang AS-China kembali muncul setelah pemerintahan Trump pada Selasa mengumumkan daftar 10 persen tarif pada $ 200 miliar dalam produk-produk China. Tarif akan berlaku hanya setelah proses peninjauan selesai. Sebagai tanggapan, China mengancam akan membalas dengan “langkah-langkah kualitatif,” kata Reuters, dengan kementerian perdagangan negara itu menambahkan bahwa mereka akan mengeluh kepada Organisasi Perdagangan Dunia.

Pasar saham global menurun di sesi terakhir di belakang perkembangan terbaru dalam perselisihan perdagangan yang sedang berlangsung, dengan Dow Jones Industrial Average menurun 0,88 persen, atau 219,21 poin, menjadi ditutup pada 24.700,45. Indeks sebelumnya ditutup lebih tinggi untuk empat sesi berturut-turut karena pasar optimis tentang musim laba.

Bursa Eropa dan Asia merosot pada Rabu di belakang kenaikan terbaru dalam ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia, dengan ketakutan investor dapat berdampak negatif terhadap pertumbuhan global. Indeks Stoxx 600 Eropa ditutup turun 1,2 persen sementara pasar China memimpin penurunan di Asia, dengan komposit Shanghai turun 1,78 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pergerakan bursa Asia selanjutnya akan mencermati pergerakan bursa Wall Street yang berpotensi naik jika data inflasi AS Juni terealisir meningkat.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here