Bursa Wall Street Berakhir Naik; Nasdaq Raih Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

241

(Vibiznews – Index) Bursa Saham AS rebound pada akhir perdagangan Jumat dinihari (13/07) terdukung reli saham teknologi besar membawa Nasdaq ke posisi tertinggi sepanjang masa di awal musim laporan laba perusahaan.

Indeks Nasdaq naik 1,4 persen menjadi 7.823,92 karena Facebook dan Amazon, keduanya mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Microsoft dan Alphabet juga mencapai rekor intraday. Nasdaq juga membukukan kenaikan satu hari terbesar sejak 1 Juni, ketika naik 1,5 persen. Netflix tidak berpartisipasi dalam reli teknologi luas, namun, turun lebih dari 1 persen.

Indeks Dow Jones naik 224,44 poin menjadi ditutup pada 24.924,89 dengan Cisco Systems dan Intel sebagai saham berkinerja terbaik dalam indeks.

Indeks S & P 500 naik 0,9 persen menjadi 2,798.29 dengan teknologi maju 1,8 persen.

Ekuitas rebound dari aksi jual tajam pada hari Rabu yang dipicu oleh eskalasi potensial dalam perang dagang antara AS dan China. AS mengumumkan pada hari Selasa daftar yang menargetkan barang-barang China senilai $ 200 miliar dengan tarif impor 10 persen. Saham turun tajam di tengah berita, dengan Dow menghentikan kenaikan beruntun empat hari.

Kementerian perdagangan China mengatakan Kamis bahwa China belum berhubungan dengan AS tentang memulai kembali pembicaraan perdagangan, tetapi mencatat bahwa China tidak menginginkan perang dagang. Namun seorang juru bicara kementerian mengatakan, China tidak takut perang dagang.

Investor juga mengalihkan fokus mereka ke arah pendapatan dan data, mengambil nafas dari kekhawatiran perang perdagangan. Di bagian pendapatan, Delta Air Lines melaporkan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Analis memperkirakan laba kuartal kedua telah tumbuh sebesar 20 persen pada basis tahun-ke tahun, menurut perkiraan FactSet.

Data ekonomi AS positif juga mendukung bursa Wall Street. Klaim pengangguran mingguan turun menjadi 214.000 minggu lalu dan indeks harga konsumen naik pada laju tercepat dalam enam tahun.

Malam nanti akan dirilis data Michigan Consumer Sentiment Juli AS yang diindikasikan stabil.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bursa Wall Street masih berpotensi menguat dengan membaiknya data ekonomi, juga jika malam nanti data Consumer Sentiment stabil, akan menguatkan bursa Wall Street.

Asido Situmorang, Senior Analyst, Vibiz Research Center, Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here