Harga Kopi dan Gula Turun Di akhir Minggu, Persediaan Melimpah

508

(Vibiznews – Commodity) – Harga soft commodities mixed pada akhir minggu, turunnya harga kopi dan gula karena persediaan melimpah akibat besarnya produksi, sedangkan harga kakao naik hanya pada kontrak berjangka September.

Harga Kopi September turun $1.65 menjadi $109. 90 perpound.
Harga kopi turun di New York tapi naik di London. Harga kopi di New York turun karena volume trading rendah dan transaksi penjualan spekulatif. London merupakan pasar potensial untuk produksi kopi Vietnam. Di Vietnam cuaca kering sehingga buah kopi baru bisa rusak. Sangat sedikit kopi Robusta yang ditawarkan di pasar walaupun persediaan kopi Robusta di Eropa masih banyak. Karena cuaca yang kering dan hasil tidak sebanyak yang diperkirakan menyebabkan persediaan Vietnam ketat sehingga tidak menawarkannya ke pasar. Harga kopi robusta juga rendah sehingga dengan persediaan yang ketat maka Vietnam memutuskan untuk menunggu untuk menjual sampai harga kopi naik kembali.

Berbeda dengan Brazil penghasil kopi Arabika cuaca sangat baik untuk tanaman kopi sehingga panen kopi di Brazil sangat banyak. Panen tahun ini lebih besar setengahnya dari panen sebelumnya. Cuaca di Brazil masih kering, dalam minggu depan masih belum hujan, namun keadaan tanaman kopi masih bertumbuh dengan baik.

Harga gula Oktoberturun $0.12 menjadi $10.96 per pound.
Harga gula di New York turun ke harga terendah baru untuk kontrak Oktober ini dan di London harga gula juga turun mendekati harga terendah pada minggu ini. Produksi gula dunia yang besar membuat harganya murah sehingga menarik para pembeli.

Cuaca kering terjadi di Brazil, Uni Eropa dan Rusia, tapi di Thailand dan India cuaca bagus. Di Brazil pada produsen gula sangat khawatir terhadap produksi gula walaupun panen tebu berlangsung lebih cepat, karena pengiriman ke penggilingan mahal akibat mogoknya supir truk. Cuaca kering di Eropa dan selatan Rusia dekat Laut Hitam membuat beet rusak sehingga produksi gula berkurang. Di India banyak mengekspor gula sehingga persediaan gula surplus, demikian juga di Thailand panen mengalami rekor. Akibatnya persediaan gula dunia melimpah.

Harga Kakao September naik $28 menjadi $2,513 per ton.
Harga kakao di New York dan di London mengalami penurunan pada hari Jumat namun kakao September mengalami kenaikan yang tinggi pada penutupan pasar hari Jumat. Trend dari harga kakao pada ke dua pasar masih akan sideways.
Produksi diperkirakan akan naik karena di kebun kakao di Afrika Barat cuaca bagus dengan curah hujan yang baik sehingga membuat panen kakao akan berhasil. Para pembeli masih menantikan produk kakao yang bagus karena selama ini produk kakao kurang bagus.
Curah hujan dan suhu musim panas yang normal pada beberapa minggu ke depan terlihat di Afrika Barat, Afrika Timur dan Asia yang akan dapat menghasilkan biji kakao yang bagus. Persediaan kakao di ICE pada hari Jumat lebih rendah menjadi 4.831 juta kantong.

Loni T / Analyst Vibiz Learning Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here