Neraca Perdagangan Juni 2018 Surplus

325

(Vibiznews – Banking & Insurance) – – Bank Indonesia (BI) merilis perkembangan neraca perdagangan Indonesia dimana pada Juni 2018 mencatat surplus 1,7 miliar dolar AS, berbalik dari defisit 1,5 miliar dolar AS pada bulan sebelumnya. 

Dikutip dari situs BI, perbaikan tersebut didukung oleh surplus neraca perdagangan nonmigas dan penurunan defisit neraca perdagangan migas. Dengan perkembangan tersebut, secara kumulatif Januari-Juni 2018, neraca perdagangan Indonesia mencatat defisit 1,0 miliar dolar AS.

Neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus 2,1 miliar dolar AS pada Juni 2018, terutama karena turunnya impor nonmigas. Penurunan impor nonmigas tercatat 5,7 miliar dolar AS (mtm), terutama didorong menurunnya impor mesin dan pesawat mekanik, mesin dan peralatan listrik, besi dan baja, plastik dan barang dari plastik, serta bahan kimia organik. 

Sementara itu, ekspor nonmigas turun 3,3 miliar dollar AS (mtm) terutama karena menurunnya ekspor kendaraan dan bagiannya, mesin dan peralatan listrik, mesin dan pesawat mekanik, kayu dan barang dari kayu, serta karet dan barang dari karet.

Defisit neraca perdagangan migas menurun seiring meningkatnya ekspor yang disertai menurunnya impor. Defisit neraca perdagangan migas tercatat 0,4 miliar dolar AS pada Juni 2018, turun dari 1,2 miliar dolar AS pada Mei 2018. Perkembangan tersebut dipengaruhi oleh peningkatan ekspor migas sebesar 0,1 miliar dolar AS (mtm) yang disertai dengan penurunan impor migas sebesar 0,7 miliar dolar AS.

 

Sumber : Kementerian Keuangan

Belinda Kosasih/Coordinating Partner of Banking Business Services/Vibiz Consulting Group

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here