Yuan Turun Tetapi Masih Diatas Terendah Minggu Lalu

126

(Vibiznews – Forex) – The People’s Bank of China mengumumkan pekan lalu bahwa akan memberlakukan persyaratan baru untuk cadangan mata uang dan ingin melihat yuan stabil.

Nilai tukar mata uang China sejak pulih dari kerugian saat ini turun 0,2 persen ke 6,8380 CNH = EBS di pasar offshore, namun masih berada di atas posisi terendah minggu lalu, di 6,9125.

Euro awalnya naik 0,2 persen menjadi $ 1,1618 EUR = EBS, setelah capai terendah di $ 1,1530 pada hari Senin. tetapi tidak bisa menahan kenaikannya.

Indeks dolar turun 0,2 persen menjadi 95,036, DXY sebelum memangkas kerugiannya.

Yen naik setengah persen setelah adanya laporan yang menunjukkan bahwa anggota dewan Bank of Japan tidak bersepakat dalam hal sejauh mana tingkat suku bunga dapat bergerak dari target bank sentral. Yen menguat ke 110,84, tertingi dalam satu minggu.

Dolar Australia, tergelincir 0,1 persen menjadi $ 0,7413 AUD = D3.

Pound Inggris tergelincir lebih jauh karena kekhawatiran tentang Brexit meningkat, bergerak di bawah $ 1,29 GBP = D3 dan mencapai titik terendah sembilan bulan dari 89,92 pence EURGBP = D3 terhadap euro.

Selasti Panjaitan/VBN/Coordinating Partner Vibiz Consulting Group
Editor : Asido Situmorang

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here