Harga Minyak Sawit Turun Rendahnya Export Agustus

213

(Vibiznews – Commodity) – Harga minyak sawit Malaysia turun karena melemahnya permintaan ekspor dan mengikuti turunnya permintaan minyak kedelai.

Harga minyak sawit Oktober di Bursa Malaysia Derivatives Exchange turun 0.2% menjadi RM2,209 (USD538.65) per ton. Volume transaksi sebesar 13,963 lot dari 25 ton per lot.

Melemahnya mata uang Indian rupee menyebabkan import minyak sawit dari Malaysia menjadi mahal. Dengan demikian mempengaruhi permintaan minyak sawit karena India merupakan importir terbesar untuk minyak nabati. Pasar India ditutup hari Rabu karena hari Libur. Kurs rupee turun lebih rendah 70 per dolar pada hari Selasa karena terimbas krisis ekonomi Turki.

Akan ada penurunan permintaan pada bulan Agustus seperti yang diperkirakakan. Pengiriman minyak sawit Malaysia sampai pertengahan Agustus turun seperti yang dilaporkan perusahaan inspection AmSpec Agri Malaysia penurunan 14.6% dari ekspor bulan lalu.

Para pedagang menghentikan impor dari Malaysia pada bulan Agustus, karena Malaysia akan menurunkan pajak ekspor dari 4.5% menjadi 0% pada bulan September.

Harga minyak kedelai Desember di Chicago turun 0.4% sementara harga minyak kedelai Januari di China Dalian Commodity Exchange naik 0.3%. Harga minyak sawit Januari di Dalian turun 0.3%.

Analisa tehnikal resistant pertama di RM 2,415 berikut ke RM 2,532 sedangkan support pertama RM2,126 dan berikut ke RM2,009.

Loni T / Analyst Vibiz Research Centre – Vibiz Consulting Group

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here