Emas Dunia Stabil Setelah Bangkit dari 19 Bulan Terendahnya, Emas Antam Naik ke Rp648.000 per gram

216

(Vibiznews – Commodity) – Harga emas dunia awal minggu terpantau stabil pada hari Senin (20/8) setelah menanjak dari posisi terendah 19-bulannya pekan lalu, didukung oleh pelemahan terbatas dolar AS di tengah harapan berkurangnya ketegangan perdagangan Amerika Serikat dan China.
Spot emas naik 0,1 persen ke level $1.185,67 per ounce, pada Senin siang WIB. Pekan lalu, menyentuh posisi terendahnya sejak Januari 2017 di $ 1.159,96. Logam mulia ini turun 2,2 persen pekan lalu, mencatat penurunan mingguan keenamnya secara berturut-turut. Itu juga merupakan kinerja mingguan emas yang terburuk sejak Desember 2017. Emas berjangka AS naik 0,6 persen pada $ 1.191,60 per ounce.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama dunia, sedang merangkak terbatas ke level 96,16, dari penutupan pasar sebelumnya di level 96,11.

Sementara itu, analis Vibiznews melihat bahwa spot emas dunia berupaya rebound dari downtrend-nya sejak awal April lalu, sedangkan dollar terkoreksi dari level 13 bulan tertingginya. Harga emas, kalau terus tertekan, akan menuju level support di $1.159,79 dan $1.131,49. Sedangkan, bila terdongkrak ke atas akan menuju ke level resistant $1.220,69 dan level $1.234,77.

Di dalam negeri, harga emas ANTAM terpantau naik Rp3.000 ke level harga Rp648.000 per gramnya, dibandingkan harga pada Kamis kemarin di Rp645.000.

 

Alfred Pakasi/VBN/MP Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here