Harga Minyak Yang Tinggi Alami Profit Taking

359

(Vibiznews – Commodity) Harga minyak mentah dunia yang menjulang cukup tinggi terkoreksi pada perdagangan akhir periode bulan Agustus setelah 2 hari berturut rally. Pasar melakukan profit taking imbas kuatnya perdagangan safe haven pada hari Jumat (31/08) karena kekhawatiran atas dampak perang perdagangan global.

Namun koreksi harga minyak ini dibatasi oleh sentimen lanjutan sanksi AS yang akan datang terhadap Iran dan penurunan hasil produksi Venezuela. Di sisi lain para ekonom khawatir bahwa meningkatnya hambatan perdagangan antara ekonomi utama dunia akan menyeret pertumbuhan global dan mengikis permintaan minyak mentah.

Harga minyak mentah acuan dunia Brent crude oil turun 40 sen atau 0,35% per barel ke posisi $77,26. Demikian juga harga minyak mentah WTI AS turun  0,27% atau 0,20 poin ke posisi $ 69,86.

Sepanjang bulan Agustus harga minyak mentah jenis Brend berada di jalur untuk kenaikan lebih dari 4 persen sedangkan harga minyak mentah WTI AS mendapatkan kenaikan 2 persen.

Untuk perdagangan selanjutnya hingga sesi Amerika malam nanti, analis Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak masih berada di jalur bearish dan pasar terus melakukan profit taking.

Jul Allens/ Senior Analyst Vibiz Research Center-Vibiz Consulting Group
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here