Emas Sedikit Turun Karena Meningkatnya Pertikaian Perang Dagang

333

(Vibiznews-Commodity) Harga emas sedikit melemah pada hari Senin kemarin dengan dolar AS berada pada ketinggian satu minggu karena kekuatiran mengenai eskalasi di dalam konflik perdagangan antara Amerika Serikat dan partner tradingnya. Matauang AS yang lebih kuat membuat emas yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pemegang emas dengan matauang negara lainnya, berpotensi mengurangi permintaan.

Presiden AS Donald Trump berkata pada hari Sabtu minggu lalu bahwa tidak perlu mempertahankan Kanada pada North American Free Trade Agreement (NAFTA) dan memperingati Kongres agar jangan mencampuri urusan negosiasi atau dia akan menghentikan pakta perdagangan trilateral, yang juga termasuk Mexico.

Sementara Bloomberg News melaporkan bahwa Trump siap untuk meningkatkan perang dagang dengan Cina dan telah memberitahukan rekan-rekannya bahwa dia siap mengenakan tarif tambahan senilai $200 miliar atas barang-barang impor Cina begitu selesai periode komentar publik atas rencana tersebut yang berakhir pada hari Kamis.

Nitesh Shah commodity strategist pada ETF Securities mengatakan,”Sepanjang ketakutan akan perang dagang yang membantu penguatan dolar AS berkelanjutan, emas akan berada dalam tekanan”. Harga emas turun sekitar 8% pada tahun ini yang dilatarbelakangi dengan kenaikan tingkat bunga, pertikaian dagang dan krisis matauang Turki. Dengan para investor memarkir uangnya  pada dolar AS.

Emas spot turun 0.1% pada $1,199.56. per ons, setelah pada intraday sempat turun ke $1,195.36. Emas berjangka AS datar pada $1,206.70 per ons. Indeks dolar AS, yang mengukur “greenback” terhadap sekeranjang matauang utama dunia lainnya, hampir tidak berubah pada 95.171.

Jika emas pulih kembali ke $1,210 per ons maka ada kesempatan yang baik untuk melihat “rebound” lebih lanjut ke $1,230, kata kepala analis ActivTrades Carlo. Tetapi penurunan dibawah $1,200 akan membuat harga emas mengetes $1,180 dan terus pada “support” berikutnya pada $1,160.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here