Emas Menghapus Kerugian Semalam Dengan Melemahnya Indeks Dolar Karena Penurunan PPI AS

146

(Vibiznews-Commodity) Harga emas kembali kepada posisinya yang semula dan telah berhasil mengambil kembali kerugian semalam, pada trading akhir dari sesi pagi Rabu kemarin. Indeks dolar AS telah bergerak ke kerendahan hariannya dan turun pada hari Rabu kemarin, yang memicu minat beli yang baru di pasar metal berharga.

Kejatuhan yang mengejutkan di dalam Producer Price Index AS untuk bulan Agustus (turun 0.1% dari bulan Juli) juga mendukung kenaikan metal berharga dengan menekan dolar AS.

Emas berjangka bulan Desember terakhir diperdagangkan naik $0.30 pada $1,202.00.

Harga emas naik dengan tekanan inflasi produsen di Amerika Serikat bulan Agustus muncul dibawah daripada yang diperkirakan.

Producer Price Index (PPI) turun 0.1% pada bulan Agustus setelah kenaikan 0.1% pada bulan Juli, menurut Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari Rabu kemarin. Para ekonom sebelumnya memperkirakan kenaikan sebesar 0.2%.

Ini menandai penurunan PPI yang pertama kalinya dalam satu setengah tahun.

PPI tahunan juga meleset dari konsensus pasar, muncul di 2.8% dibandingkan dengan yang diperkirakan sebesar 3.2%.

Inflation inti, yang mengeluarkan harga energi dan makanan yang bervolatilitas, turun 0.1% pada bulan Agustus, setelah kenaikan sebanyak 0.1% pada bulan Juli. Inflasi inti tahunan muncul di 2.3%, kurang dibandingkan dengan konsensus perkiraan pasar sebesar 2.7%.

Laporan ini adalah salah satu yang paling signifikan yang diskedulkan untuk dirilis di Amerika Serikat pada minggu ini, dengan “consumer price index” yang akan keluar pada hari Jumat pagi.

Partisipan pasar menaruh perhatian yang seksama terhadap PPI sebagai ukuran inflasi pada level grosir. Ini dipandang sebagai indikator terdepan karena secara tradisi para produsen mengenakan beban kenaikan harga pada konsumen.

The Fed juga secara konstan menuruh pandangannya dengan seksama pada tekanan inflasi, khususnya ketika membuat keputusannya untuk apakah akan menaikkan tingkat bunga atau tidak.

Meskipun terjadinya kemunduran bulanan pada PPI, para ekonom masih memperkirakan the Fed akan meneruskan rencananya untuk menaikkan tingkat bunga.

Ekonom Michael Pearce, senior Economics Capital AS mengatakan,”Penurunan pada inflasi harga produsen yang final pada bulan Agustus seluruhnya disebabkan karena penurunan di dalam volatilitas perdagangan, transport dan margin dari grosiran, sementara inflasi jasa konsumen yang mendasarinya tetap meningkat. Hal itu akan mendorong the Fed untuk tetap meneruskan rencana menaikkan tingkat bunganya secara bertahap, dengan kenaikan berikutnya akan datang pada bulan ini pada pertemuan FOMC”.

Segera setelah rilis data PPI, emas mengalami sedikit kenaikan, dengan emas berjangka Comex bulan Desember terakhir diperdagangkan pada $1,200.00 per ons, turun 0.18% pada hari itu. Sebelum rilis data PPI, harga emas diperdagangkan dibawah $1,200.00 ditengah sedikit “risk aversion” di pasar pada minggu ini, menurut senior tehnikal analis Jim Wyckoff.

Secara tehnikal, “resistan” pertama pada minggu ini adalah $1,204.80 dan kemudian naik menjadi $1,209.00. Sebaliknya, “support” yang pertama  berada pada $1,192.70, kerendahan pada minggu ini dan kemudian pada $1,189.50.

Ricky Ferlianto/VBN/Head of III, Vibiz Consulting Group

Editor: Asido

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here